Ilustrasi tanaman pakis (Foto: Elias Tigiser via Pexels)
Ada banyak tanaman yang bisa cepat menyerap air hujan. Beberapa tanaman ini juga telah direkomendasikan untuk ditanam di daerah rawan longsor dan rawan banjir.
Memasuki musim hujan, salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah terjadinya banjir, baik yang disebabkan oleh luapan air sungai maupun yang disebabkan oleh genangan di halaman rumah.
Genangan air hujan yang berlebihan tidak hanya bisa merusak rumput, tetapi juga mendorong penyebaran ganggang, lumut, rumput liar, dan berbagai penyakit tanah.
Salah satu mencegah terjadinya banjir yang diakibatkan oleh genangan di halaman rumah, adalah dengan menanam pohon atau tanaman yang cepat menyerap air.
Tanaman ini bisa membantu melindungi halaman dari hujan lebat, sehingga ideal untuk mengatasi masalah erosi tanah.
- Tanaman Pakis
Tanaman pakis dipercaya bisa mencegah terjadinya banjir. Ada banyak jenis tanaman pakis yang bisa menolerir kelembapan berlebihan di tanah, sehingga tanaman ini cocok ditanam di tepi kolam atau area yang sangat basah.
Beberapa jenis pakis yang tumbuh subuh dalam kondisi kolam lembap, adalah pakis kayu manis, pakis rawa, pakis holly, pakis burung unta.
Sebagian besar tanaman pakis punya sistem akar yang padat dan dedaunan yang bisa menyerap lebih banyak air.
- Vetiver (Akar Wangi)
Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), vetiver atau akar wangi mempunyai manfaat baik terhadap lingkungan.
Pada bagian daunnya, tanaman ini berkhasiat menyerap karbon atau mengusir hama. Sementara itu, pada bagian akar vetiver bermanfaat mencegah longsor dan mampu memperbaiki kualitas air.
Tidak hanya itu, tanaman ini juga bisa menyuburkan tanah dan berfungsi sebagai pengikat tanah.
- Pohon Trembesi
Meskipun umumnya banyak ditanam di area terbuka, tetapi pohon trembesi juga cocok ditanam di sekitar rumah.
Pasalnya, pohon ini memiliki akar kuat yang berfungsi sebagai penahan kontur tanah, terutama di area rawan bencana alam.
Selain bisa mengurangi potensi longsor, pohon trembesi juga bisa menyerap air dengan cepat. Saat musim hujan tiba, tanaman in berfungsi sebagai penyerap air sekaligus meminimalkan banjir.
- Bambu
Bambu adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk mencegah banjir.
Tidak hanya mencegah banjir, akar bambu juga dikenal bisa menahan tanah dengan kuat dan mencegah erosi.
Tanaman ini pun dapat digunakan untuk membuat teras penahan air yang membantu mengarahkan aliran air dan mengurangi risiko banjir.
- Pohon Mahoni
Penanaman pohon diyakini dapat menjadi salah satu solusi mencegah banjir dan longsor, serta dapat merembeskan air ke lapisan tanah yang lebih dalam dari lapisan kedap air.
Ini karena, pohon mahoni memiliki perakaran yang berfungsi untuk menyangga partikel tanah, sehingga akan mengurangi erosi banjir dan longsor pada permukaan tanah.
Menariknya, selain mampu menyerap air, pohon mahoni juga bisa memunculkan mata air saat musim kemarau tiba.

