Nandang bersama keluarga (Foto: UBP Karawang)
Nandang (50) merupakan seorang office boy (OB) yang berhasil meraih gelar sarjana di tempatnya bekerja, yakni Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, Jawa Barat.
Kisah Nandang menjadi perhatian banyak orang karena berhasil menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana di usianya yang tak lagi muda.
Mengutip dari situs UBP Karawang, Nandang merupakan seorang OB di UBP Karawang sejak tahun 2015, ketika kampus tersebut pertama kali berdiri.
Selang empat tahun kemudian, UBP Karawang mengadakan program beasiswa bagi karyawan dan keluarganya.
Nandang pun melihat peluang ini sebagai kesempatan menjalani pendidikan tinggi. Akhirnya, Nandang segera mendaftar sebagai mahasiswa pada Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Menurut Nandang, dirinya memulai perjalanan pendidikannya dengan tujuan untuk memotivasi anak-anaknya agar bisa mengejar pendidikan tinggi seperti dirinya.
“Saya ikut kuliah agar anak saya termotivasi untuk kuliah dan untuk jenjang karier saya juga,” ujar Nandang dikutip dalam keterangannya, Kamis (9/11).
Sejak saat itu, Nandang resmi menyandang status sebagai pegawai dan mahasiswa di UBP Karawang,
Setiap hari, Nandang pergi ke kampusnya sejak pagi hari untuk membersihkan lingkungan kampus, ruang dosen, sampai ruang kelas. Kemudian, pada sore harinya barulah Nandang mengikuti jadwal kuliah.
“Pagi sekali 05.30 WIB saya kerja beres-beres kelas dan lain-lain, kalau kuliah ambilnya jam 16.00 WIB sampai selesai kuliah jam 23.00 WIB,” tuturnya.
Ingin Beri Kejutan untuk Keluarga
Kesehariannya sebagai pegawai sekaligus mahasiswa, rupanya sempat dirahasiakan Nandang dari istrinya.
Kala itu, sang istri hanya tahu bahwa Nandang ke kampus untuk bekerja, bukan untuk berkuliah. Namun, setelah dua tahun berselang akhirnya istri Nandang mulai curiga dengan aktivitas nandang.
Pasalnya, Nandang kerap menerima banyak pesan singkat dari teman-teman kuliahnya saat itu untuk mengerjakan tugas kuliah.
“Awalnya saya tutupi sampai 2 tahun, tapi karena ada WA teman-teman perempuan, mereka WA saya pas bulan puasa karena waktu itu kuliah online. Jadi akhirnya saya ketahuan saya kuliah,” kata Nandang.
Setelah ketahuan, Nandang pun menjelaskan kepada istrinya tentang pendidikannya yang saat itu sudah memasuki semester empat.
“Sengaja gak saya kasih tau, niatnya biar bisa kasih kejutan pas udah lulus,” aku Nandang.
Beruntung, kata Nandang, istrinya tak marah dan memberikan dukungan penuh agar Nandang bisa berkuliah hingga lulus.
Seiring berjalannya waktu, Nandang akhirnya lulus dan berhasil menjadi sarjana dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,3.
Keberhasilan ini sangat membanggakan Nandang, terutama karena seluruh biaya pendidikannya ditanggung pihak kampus.
Nandang berharap, setelah lulus dirinya bisa membuka jalan dan menata karier di UBP Karawangm, serta bisa memotivasi anaknya agar terus memiliki semangat belajar.
“Tujuan utama saya sudah bisa membuat anak saya mau kuliah, sekarang juga anak saya sudah semester 3 di UBP,” tutup Nandang.

