Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi post-concert depression (Foto: South_Agency via Getty Images)

Maraknya acara konser belakangan ini ternyata bisa memberikan dampak negatif setelahnya. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa menjadi lebih parah.

Seiring dengan pulihnya aktivitas di luar ruangan, pemerintah mulai melakukan banyak pelonggaran kegiatan, salah satunya konser musik.

Saat ini, ada semakin banyak jadwal konser yang mengantre untuk dihadirkan di Indonesia. Bagi penggemar yang menyukai artis tersebut, tentunya akan sangat senang menunggu kesempatan ini.

Namun, ternyata konser musik bisa menyebabkan efek negatif saat acara tersebut berakhir. Kondisi ini, lebih umum dikenal sebagai post-concert depression.

Post-concert depression (PCD) adalah perasaan hampa, sedih, dan putus asa secara intens yang dialami seseorang setelah menghadiri konser yang sangat dinantikan.

PCD umumnya dialami oleh para penonton suatu konser, atau orang yang rajin mendatangi beragam jenis konser.

Saat mengalami kondisi ini, Sahabat DAAI bisa merasakan kesedihan mendalam dan berpikir bahwa pengalaman menonton konser sebelumnya tidak akan terulang lagi di masa mendatang.

Meskipun tidak termasuk kondisi klinis, tetapi PCD bisa sangat memengaruhi aktivitas seseorang.

 

Gejala PCD

Bisa dibilang gejala PCD terlihat sangat mirip dengan gejala depresi pada umumnya. Penderita PCD akan merasa hidup menjadi sedikit lebih membosankan atau suram, khususnya setelah pulang dari menonton konser.

Beberapa gejala lain dari PCD, yakni adanya pikiran negatif yang terjadi secara terus menerus, merasa kesedihan yang mendalam, dan ingin menghidupkan momen konser berulang kali.

Selain itu, penderita PCD juga akan merasakan kerinduan untuk kembali menonton sebuah konser, merasa khawatir kalau sesuatu yang menarik tidak akan terjadi lagi, kerap melihat gambar atau video konser, merasa seolah tidak ada yang penting, hingga mengalami tahapan kesedihan.

 

Cara Mengatasi PCD

Gejala PCD yang dibiarkan dalam waktu lama, tentunya akan sangat menghambat aktivitas sehari-hari.

Meskipun ada beberapa cara mengatasi PCD, tetapi tentunya setiap orang akan membutuhkan penanganan yang berbeda.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi PCD yang bisa membantu mengurangi gejalanya.

  • Buat kenangan: Jika sempat menyimpan beberapa merchandise atau pernak-pernik konser, Sahabat DAAI bisa menyimpannya di sebuah sudut khusus di kamar agar lebih mudah dilihat. Melalui cara ini, Sahabat DAAI bisa mengenang memori konser dengan lebih lama.
  • Berteman dengan penggemar lain: Sahabat DAAI juga bisa mulai berteman dengan penggemar lain agar bisa mengenang memori konser bersama-sama. Untuk mempermudah pencarian, Sahabat DAAI bisa mengunjungi halaman penggemar di berbagai media sosial.
  • Maraton menonton konten idola: Sahabat DAAI juga bisa mencoba untuk menonton beragam konten idola secara maraton, sehingga bisa mengalihkan pikiran dari konser yang telah berlalu.
  • Mulai hobi baru: Cara lain untuk mengatasi PCD adalah dengan mengalihkan fokus ke hal lain. Sahabat DAAI bisa memulai hobi baru yang bisa membuat termotivasi dan bahagia.
  • Biarkan emosi mereda: Jika dirasa sulit, artinya Sahabat DAAI memang harus membiarkan emosi yang dirasakan mereda dengan sendirinya. Jika konser merupakan hal besar yang pernah dirasakan, Sahabat DAAI sangat wajar jika merasa sedih setelah konser selesai. Namun, ingatlah untuk tetap mengendalikan emosi agar kesedihan tidak bertahan terlalu lama.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: