Ilustrasi Vysatic Polines (Foto: Ditjen Vokasi Kemdikbudristek)
Mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) menghadirkan vespa listrik anti maling yang telah dimodifikasi.
Mengutip dari situs Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Vysatic adalah sebuah kendaraan listrik berbasis vespa hasil modifikasi mahasiswa.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan Vysatic, adalah Ayu Novita Anggraeni, Winar Aziz Ridwansyah, M. Dzikri Al Rasyid, Hermansyah, Luthfi Aryananda Atthariq, dan Friendika Alif Arrahman. Mereka merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Jurusan Teknik Elektro, Polines.
Tidak hanya berhasil mengonversi kendaraan biasa menjadi kendaraan listrik, Vysatic juga dilengkapi dengan aplikasi untuk mendukung kenyamanan dan keamanan kendaraan listrik ini.
Vysatic yang merupakan kepanjangan dari Vespa Listrik, bahkan sudah pernah ditampilkan pada gelaran G-20 tahun 2020 lalu di Bali.
Ayu mengatakan, saat itu mereka tampil di acara Energy Transition Day di Nusa Dua, Bali.
Tidak hanya itu, Vysatic juga menjadi salah satu dari empat produk inovasi mahasiswa Polines yang ikut ditampilkan meramaikan peresmian Gedung Kuliah Terpadu Polines.
Ayu menjelaskan, Vysatic merupakan motor vespa yang sebelumnya berbahan minyak, kemudian dikonversi menjadi berbahan bakar listrik.
Motor ini tidak hanya telah beralih menjadi motor listrik yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga motor pintar karena dilengkapi dengan aplikasi yang dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan dan keamanan penggunaannya.
“Basis motor kami adalah vespa tahun 1970-an yang kami modifikasi, sehingga dari segi penampilan ini terlihat klasik, tetapi berteknologi modern,” ujar Ayu dikutip dalam keterangannya, Jumat (11/8).

Motor listrik hasil konversi Polines ini menggunakan baterai lithium 72 Volt 20AH (milik Gesit). Motor ini mampu menempuh jarak 40—45 km dengan kecepatan maksimal 70 km per jam.
“Untuk waktu pengisian baterainya sendiri sekitar tiga jam,” jelas Ayu.
Demi mendukung keamanan dan kenyamanan, vespa listrik ini telah dilengkapi dengan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau kondisi baterai.
Dengan demikian, pemilik motor bisa tahu apakah baterai motor dalam keadaan penuh atau tidak, sehingga mempermudah pengguna untuk menentukan kapan harus mengisi baterai mereka.
Tidak hanya itu, aplikasi yang dapat diunduh di ponsel pemilik ini juga dilengkapi dengan GPS tracking apps yang mampu melihat rekam jejak pengguna motor.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa mematikan kendaraan dari ponsel mereka. Jadi, saat motor ini hilang dicuri, maka motor ini bisa dikunci dari jarak jauh hanya melalui aplikasi saja.

