Ilustrasi tanaman penyerap polutan (Foto: Huy Phan via Pexels)
Ada beberapa tanaman dalam ruangan yang bisa membantu menyerap polutan, sehingga bisa membantu memberikan udara yang bersih di tengah maraknya polusi udara.
Di tengah indeks kualitas udara yang buruk, membuat menghirup udara segar menjadi sulit karena tidak ada tanda-tanda perbaikan kualitas udara.
Udara beracun ini dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius, mulai dari kesulitan bernapas hingga mata berair.
Tidak semua orang mampu membeli pembersih udara, sehingga alternatifnya adalah dengan menanam tanaman di dalam ruangan.
Ada beberapa tanaman yang bisa meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, sehingga lebih aman bagi anggota keluarga.
Tidak hanya mengurangi polutan udara yang berbahaya, tetapi tanaman ini juga bisa menjadikan area rumah lebih hijau, subur, dan indah, sehingga bisa meningkatkan suasana hati, serta mengurangi stres dan kecemasan. Berbagai tanaman ini juga bisa menambah keindahan dekorasi rumah.
Pertumbuhan tanaman membantu pertukaran dengan sebagian gas atmosfer melalui fotosintesis, proses respirasi, dan tahap akhir dekomposisi, yaitu mineralisasi.
Tumbuhan memainkan peran penting dalam mengurangi kandungan CO2 di atmosfer melalui fotosintesis. Pengurangan kandungan CO2 atmosfer ini memiliki peran penting dalam pengurangan efek rumah kaca dan perubahan iklim.
Karbon yang tersimpan dalam tumbuhan, merupakan hasil keseimbangan antara karbon yang difiksasi oleh fotosintesis dan karbon yang dilepaskan di atmosfer melalui respirasi.
Pepohonan yang ditanam juga mengurangi intensitas radiasi pengion dan kebisingan di berbagai kawasan perkotaan dan industri. Proses ini bisa mencegah terjadinya suhu yang lebih hangat yang merangsang produksi polutan yang mudah menguap ke atmosfer.
1. Bunga Lili

Tidak hanya cantik, tetapi bunga lili juga merupakan tanaman dalam ruangan yang bisa memberikan udara segar.
Tanaman ini hadir punya daun hijau gelap yang mengilap untuk menambah keindahan interior rumah. Sahabat DAAI bisa menyimpan bunga lili di ruang tamu, kamar tidur, atau balkon.
Nantinya, bunga lili bisa menghilangkan racun dari udara dengan menyerap polutan melalui daunnya. Setelah itu, polutan tersebut dikirim ke akarnya untuk kemudian dipecah oleh mikroba di tanah.
2. Palem Kuning

Palem kuning yang cantik dan menarik, adalah salah satu tanaman pemurni udara yang bisa menghilangkan semua polusi udara, serta membantu Sahabat DAAI untuk menghirup udara segar dan bersih.
Jangan khawatir, palem kuning tidak membutuhkan banyak perawatan dan hanya perlu disiram seminggu dua kali saja.
Palem kuning juga hanya membutuhkan sinar matahari tidak langsung, sehingga Sahabat DAAI bisa menyimpannya di dekat tempat tidur.
3. Pohon Kelapa Sawit

Pohon kelapa berdaun hijau cocok menjadi salah satu tanaman pilihan untuk disimpan di dalam rumah. Pohon ini adalah pembersih udara yang sangat baik dan tidak membutuhkan banyak perawatan.
Untuk membantu tanaman ini tumbuh lebih cepat, Sahabat DAAI bisa menempatkannya di ruangan dengan cahaya tidak langsung yang terang.
Lengkapi dengan pot yang dapat menyiram sendiri dan siram secara berkala selama dua kali seminggu.
4. Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya selama ini dikenal baik untuk mengatasi paparan sinar matahari langsung, ataupun mengatasi kondisi kulit sensitif.
Gel di dalam lidah buaya mengandung antibakteri alami yang dikemas dengan vitamin. Selain itu, tanaman ini juga bisa berperan sebagai pembersih udara alami dan mengurangi bahan kimia beracun, termasuk formaldehida dan benzena.
5.Sri Rejeki (Aglaonema)

Sri Rejeki memiliki beberapa nama lain, seperti Aglaonema atau chinese evergreen. Tanaman Aglaonema bisa mengatasi segala macam kontaminan.
Sebuah penelitian mengungkapkan, tanaman ini telah memiliki efek antimikroba dari 50% oleh jamur dan bakteri berbahaya yang mencemari udara.

