Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi pembalut dari jagung (Foto: Vulcan Post)

Peck Ying Tan dan Caleb Leow menciptakan pembalut berbahan dasar jagung pertama di dunia. Mereka juga memberikan pilihan produk perawatan haid yang lebih aman bagi tubuh.

Tan dan Leow menghadirkan produk perawatan haid melalui perusahaan mereka, yakni Blood. Blood berfokus pada inovasi produk dan desain material yang memungkinkan mereka untuk menciptakan produk berperforma tinggi dan juga lebih baik untuk tubuh.

Blood berdiri pada tahun 2014 silam, dimulai dari kebutuhan Tan dalam mendapatkan produk perawatan haid yang baik untuk tubuh.

Sepasang suami-istri ini awalnya menciptakan MenstruHeat, yakni tambalan (patch) pereda nyeri yang bebas obat dan dirancang khusus untuk wanita.

Menurut Tan, tambalan panas Blood tidak hanya aktif dengan cepat, tetapi juga dirancang untuk mengikuti kurva suhu yang sesuai dan bertujuan untuk meredakan nyeri atau kram saat haid.

Produk ini memungkinkan panas terapeutik dilepaskan dalam beberapa waktu menit saja dan bisa bertahan hingga 12 jam.

Produk ini pun sangat disukai di pasaran. Hasil tersebut terlihat dari banyaknya ulasan positif dari pada pelanggan di situs belanja daring.

Respons positif ini, memotivasi Tan dan suaminya untuk terus meningkatkan dan menciptakan lebih banyak solusi terkait menstruasi bagi wanita, salah satunya dengan menciptakan pembalut dari jagung.

Mengutip dari Tech in Asia, menurut Tan pembalut ni lebih aman digunakan untuk berbagai jenis julit, termasuk kulit yang rentan alergi.

“Ada banyak inovasi untuk wanita di Amerika Serikat (AS) dan Eropa, tetapi sebenarnya tidak begitu banyak di sini. Kami merasa benar-benar bisa menjadi pelopor,” ujar Tan dalam keterangannya, dikutip Kamis (3/8).

Pembalut ini terbuat dari 100% lembaran jagung dengan ukuran yang sangat tipis, tetapi sangat kuat.

Pembalut ini menggunakan lapisan atas jagung yang secara alami hipoalergenik dan bebas dari bahan kimia.

Dengan demikian, bisa membuat penggunanya tetap nyaman, bahkan di area paling sensitif sekalipun. Menggunakan teknologi penyerapan super, pembalut ini bisa mengunci darah dengan cepat dan mencegah kebocoran.

Beberapa keunggulan lain dari pembalut jagung ini, adalah sangat lembut pada kulit sensitif yang bisa mencegah ruam, iritasi, dan rasa tidak nyaman.

Pembalut jagung ini dibuat dengan sangat tipis agar bisa nyaman digunakan. Meski demikian, produk ini bisa membuat penggunanya tetap kering sepanjang hari.

Ini karena, pembalut jagung dari Blood menggunakan lapisan atas 100% jagung dan inti Jepang GushDry™ Anti-Leak yang bisa menyerap cairan dengan cepat.

Terakhir, lapisan atas pembalut ini dapat terurai secara hayati dan ramah lingkungan, sehingga pengguna bisa mengurangi sampah pembalut.

Sebagai merek direct-to-consumer, Blood menjual berbagai produknya di situs web resminya, serta toko retail offline di Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Hingga saat ini, Blood telah menjual lebih dari 7 hingga 8 juta produknya di seluruh pasar ini, dengan lebih dari setengah total penjualan berasal dari toko offline.

“Melihat ke belakang, kami telah menempuh perjalanan panjang dalam memberikan akses perawatan menstruasi yang lebih baik bagi wanita. Namun, ketika kami melihat ke depan, rasanya kami baru saja memulai dan masih banyak lagi yang bisa kami lakukan,” tutup Tan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: