Chelsea Torres bersama Callie dan Carter (Foto: Today.com)
Kembar siam adalah kondisi bayi kembar yang salah satu atau beberapa bagian tubuhnya saling menempel atau terhubung. Kondisi ini, bisa dibilang sebagai kelainan yang cukup jarang terjadi pada anak.
Sepasang anak dengan kondisi kembar siam, Callie dan Carter, berhasil bertahan hidup dengan organ terhubung dan mulai bersekolah di taman kanak-kanak (TK).
Mengutip dari Today.com, ibu dari Callie dan Carter, Chelsea Torres (30), biasa menyembunyikan putri kembar siamnya di bawah selimut di kereta dorong mereka.
Torres mengaku, awalnya keadaan tersebut sangat sulit untuk ia lewati, apalagi saat Callie dan Carter masih bayi.
“Orang-orang akan menatap dan mengambil gambar. Saya akhirnya menghancurkan ponsel seseorang. Lebih mudah menyembunyikannya,” ujar Torres kepada Today.com, dikutip Senin (10/4).

Callie dan Carter kini berusia 6 tahun dan lebih terlihat dari sebelumnya. Untuk meningkatkan kesadaran tentang perbedaan yang dialami kedua anaknya, Torres rutin membagikan foto dan video di media sosial terkait kehidupan mereka di TK.
Foto dan video yang dibagikan, umumnya menunjukkan saat Callie dan Carter menjalani kehidupan dengan tubuh bersama.
“Anda akan melihat kami di mal dan di pameran. Kami selalu keluar untuk melakukan sesuatu. Selama musim panas, kami kerap pergi ke kolam renang,” kata Torres.
Callie dan Carter terhubung dari tulang dada ke bawah. Mereka memiliki jantung dan perut yang terpisah, tetapi berbagi hati, saluran usus, dan kandung kemih, serta setiap anak mengontrol satu kaki.
Berdasarkan data Children’s Hospital of Philadelphia, kondisi kembar siam diperkirakan terjadi sekali dalam setiap 50.000 hingga 60.000 kelahiran.
Sekitar 70% dari kondisi kembar siam biasanya melahirkan bayi perempuan, sedangkab sebagian besar lainnya lahir dalam keadaan meninggal, atau meninggal tidak lama setelah dilahirkan.
“Carter membutuhkan oksigen selama dua jam, tapi hanya itu. Satu-satunya alasan mereka menghabiskan lima minggu di rumah sakit, adalah karena kami menunggu di kursi mobil (car seat) khusus untuk tiba,” jelas Torres.
Torres mengatakan, dia dan suaminya, Nick, saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan operasi pemisahan bagi Callie dan Carter.
Menurutnya, Callie dan Carter tidak memiliki masalah kesehatan apa pun. Selain itu, operasi pemisahan biasanya berlangsung selama 24 jam, sheingga sangat berisiko bagi keduanya. Tak hanya itu, Callie dan Carter yang masih berusia 6 tahun juga menjadi pertimbangan.
Torres melanjutkan, awalnya dokter menyarankan untuk melakukan operasi pemisahan sebelum keduanya berusia 4 tahun karena mereka tidak akan mengingat rasa sakitnya.
Meski demikian, kata Torres, baik Callie maupun Carter tidak pernah menyatakan keinginannya untuk berpisah.
“Mereka tidak tahu cara hidup lain. Ketika orang bertanya apakah mereka ingin berpisah, mereka seperti, ‘Hah? Mengapa?'” lanjut Torres.

Di sisi lain, Steven Stylianos, kepala ahli bedah di Rumah Sakit Anak NewYork-Presbyterian Morgan Stanley mengatakan, operasi pemisahan dalam kasus seperti Callie dan Carter umumnya memiliki tingkat kelangsungan hidup yang baik.
“Ini adalah operasi yang sangat menuntut, tetapi karena mereka memiliki hati, kepala, dan otak yang terpisah, mereka dalam kondisi yang baik. Jika mereka selamat dari kelahirannya, mereka biasanya dapat dipisahkan dengan harapan yang tinggi,” ungkap Stylianos.
Ia mengaku, umumnya anak yang lahir dengan kondisi kembar siam dapat hidup normal. Namun, pada beberapa kasus salah satu dari si kembar akan mendapatkan penyakit yang membuatnya dianggap tidak dapat bertahan.
Meskipun Callie dan Carter adalah kembar identik, Torres mengatakan kepribadian mereka sangat berbeda. Dia menggambarkan Callie sebagai anak yang sangat feminin, sedangkan Carter lebih tertarik pada video game dan saudara laki-lakinya yang berusia 9 tahun, Jaysin.
Ketika para gadis perlu istirahat satu sama lain, salah satunya akan memakai headphone dan menonton TV di tablet.
“Kami mencoba memberi mereka waktu mereka sendiri, meskipun mereka seperti terjebak bersama,” ungkap Torres.
Bagi Torres, hal yang paling menantang tentang memiliki bayi kembar siam adalah menjahit semua pakaian mereka. Dia akan membeli dua gaun, kemeja atau jaket, memotongnya, dan menjahitnya menjadi satu.
“Ya, mereka akan memiliki tantangan, tetapi saya tahu mereka akan baik-baik saja karena mereka memiliki satu sama lain,” tutup Torres.

