Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi blue sausage fruit (Foto: OlgaRadzikh via Getty Images)

Blue sausage fruit (Decaisnea fargesii) punya tampilan yang mirip terung berwarna biru. Buah ini punya perpaduan rasa antara manis dan hambar.

Mengutip dari situs Missouri Botanical Garden, blue sausage fruit punya daun yang tebal dan bisa memiliki panjang hingga 10 cm.

Tanaman perdu ini dapat tumbuh sampai ketinggian 6 meter, tetapi laju pertumbuhannya cukup lambat. Ketika musim semi tiba, tanaman ini terlihat membentuk kelompok bunga-bunga berwarna kuning yang menonjol di antara daun-daun besar yang menyirip.

Tanaman ini akan berwarna biru di musim semi, lalu berubah menjadi kuning jernih atau abu-abu kebiruan di musim gugur.

Jika dibelah, terdapat biji seperti kacang polong di dalamnya yang dibalut oleh daging buah yang tipis.

Bentuk buahnya ramping dengan daging buah yang bertekstur seperti agar-agar, terasa manis dan sedikit hambar.

Buah ini akan terbelah dengan sendirinya ketika matang, lalu memperlihatkan banyak biji di dalamnya yang tidak bisa dimakan. Untuk itu, Sahabat DAAI hanya perlu mengambil daging buahnya untuk dikonsumsi.

Umumnya, blue sausage fruit tumbuh di tanah yang subur, lembap dan berdrainase baik di bawah sinar matahari, atau teduh parsial yang terlindung dari angin kencang.

Buah biru ini tidak toleran terhadap kekeringan dan iklim musim panas. Untuk itu, Sahabat DAAI perlu menjaga tanah agar tetap lembap di segala kondisi.

Sahabat DAAI bisa menemukan tanaman bertangkai banyak ini di hutan, semak belukar, lereng gunung, dan jurang di wilayah Cina barat, Bhutan, India, Myanmar, dan Nepal.

Penduduk asli Sikkim (Lepcha) sudah lama menikmati buah ini, tetapi memang tidak banyak dikonsumsi di luar wilayah asalnya.

Jika ingin dikonsumsi, buah ini dapat digunakan sebagai pengganti timun atau melon. Namun, rasa manisnya bisa bervariasi, tergantung di mana buah ini ditanam, serta kualitas tanah dan kondisi lingkungannya.

Meski demikian, pemanfaatan buah ini sebagai obat masih perlu diteliti lebih lanjut. Pasalnya, sampai saat ini belum ada penelitian yang mengulas penggunaan blue sausage fruit sebagai obat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: