Pembawa Baki Bendera Lilly Wenda (Foto: Instagram @lillyindrianisuparmanwenda)
Anggota Paskibraka asal Papua Pegunungan Lilly Indriani Suparman Wenda menjadi sorotan karena bisa tetap fokus membawa bendera meskipun salah satu sepatunya sempat terlepas selama upacara.
Pembawa Baki Paskibraka Nasional Lilly Wenda sempat mengalami momen tidak biasa pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Kamis (17/8) lalu.
Saat itu, salah satu sepatu Lilly sempat terlepas saat tim Paskibraka selesai mengibarkan bendera merah putih.
Sewaktu akan bersiap kembali ke lokasi, tampak sepatu sebelah kiri Lilly sudah terlepas. Meski demikian, Lilly tetap menunjukkan sikap profesional.

Memasang langkah tegap dan wajah yang tersenyum, Lilly tetap melanjutkan tugasnya meski hanya menggunakan sebelah sepatu. Jalan aspal yang panas tak menggoyahkan konsentrasi Lilly dalam bertugas.
Tidak sedikit warganet yang memuji sikap tenang dan percaya diri Lilly saat menjalankan tugasnya menjadi pembawa baki bendera sampai selesai.
“(Saya) tidak panik sama sekali,” ujar Lilly dikutip dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia, Jumat (18/8).
Lilly melanjutkan, awalnya dirinya sama sekali tidak mengira akan ditunjuk untuk menjalankan tugas penting tersebut.
Pasalnya, ketika hari-hari awal latihan dirinya tidak pernah ditugaskan untuk membawa baki bendera yang akan dikibarkan pada upacara memperingati HUT ke-78 RI.
“Awalnya sepertinya bukan saya yang membawa baki pada saat latihan. Sama sekali tidak membawa baki. Kemudian, mendekati hari-H saya baru ditelepon dari pusat disuruh datang ke kantor gubernur untuk ikut seleksi. Jadi aku datang, aku ikut seleksi, terus Puji Tuhan masuk ke Nasional ini. Terus ikut latihan di sini bergabung sama teman- teman juga,” kata Lilly.
Lilly bercerita, perjuangannya untuk bisa menjadi salah satu dari 76 anggota Paskibraka 2023 dari 38 provinsi di Indonesia tidaklah mudah.

Apalagi, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional 2023 terpilih setelah melewati seleksi ketat yang dilaksanakan di masing-masing daerah, mulai dari daerah Jawa, Kalimantan, Sumatra, hingga Papua.
Pelajar asal Wamena ini menjelaskan, dirinya harus menempuh perjalanan panjang selama enam jam melalui Jayapura dan Makassar untuk menuju Jakarta.
Selain itu, Lilly dan teman-temannya tidak diizinkan menggunakan telepon seluler selama 40 hari selama pemusatan latihan di Jakarta.
Lilly Wenda lahir di Wamena pada 15 Mei 2007. Saat ini, ia menempuh pendidikan di SMAN 1 Wamena. Lilly juga tercatat menjadi anggota Paskibraka Nasional 2023 pertama dari provinsinya.
Pasalnya, Provinsi Papua Pegunungan baru saja berdiri setelah dilakukan pemekaran. Sementara itu, anggota yang lainnya berasal dari Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

