Ilustrasi Bukit Lawang (Foto:tempatwisata.pro)
Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Jungle Nature Survival (Junas) Indonesia, berkomitmen untuk terus menjaga Bukit Lawang agar tetap hijau.
Bukit Lawang terletak di Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara. Bukit ini, berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang menjadi rumah bagi aneka satwa dilindungi yang ada di sana.
Demi melindungi kelestarian alam, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Junas Indonesia memulai inisiasi untuk menjaga Bukit Lawang agar tetap hijau.
Ketua Junas Indonesia William Lampkin mengatakan, Junas Indonesia hadir untuk menghidupkan kembali penghijauan yang ada di sekitar daerah Bukit Lawang, melalui kegiatan-kegiatan penanaman pohon yang rutin mereka laksanakan.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Junas Indoensia, adalah kegiatan penanaman pohon yang menjadi agenda rutin setiap bulannya.
“Sejak pertama kali berdiri, kami sudah menanam lebih dari 10.000 pohon buah yang menjadi makanan bagi tumbuhan-tumbuhan di sekitar daerah Bukit Lawang ini,” ujar Will kepada DAAI TV, dikutip Rabu (31/5).
Will menjelaskan, dirinya mendirikan Junas Indonesia bersama beberapa rekannya demi menjaga alam Bukit Lawang agar tetap lestari.
Komunitas yang berdiri pada 8 Agustus 2019 lalu ini tidak hanya bergerak pada penanaman pohon, tetapi Junas Indonesia juga aktif untuk membersihkan lingkungan. Salah satunya, kegiatan membersihkan tepian sungai di sekitar Bukit Lawang yang berserakan sampah akibat banjir pada hulu sungai.

“Jadi kami murni memang tergerak hatinya untuk menyelamatkan alam di Bukit Lawang ini. Kami juga mengajak orang-orang yang di sini, dari segala usia, untuk turut andil. Ini karena kami memiliki misi menyelamatkan lingkungan melalui konservasi lingkungan,” ungkap Will.
Di sisi lain, Team Leader Junas Indonesia Christian Pasaribu mengatakan, kegiatan rutin seperti membersihkan sungai juga merupakan salah satu kegiatan inti Junas Indonesia selain penanaman pohon.
Menurutnya, meskipun pohon berperan penting terhadap pencegahan longsor, tetapi pembersihan sampah di sekitar area sungai juga penting untuk mencegah banjir.
“Jadi sembari menanam, kami juga melakukan aksi kebersihan supaya sampah yang kami kumpulkan itu bisa terkelola dengan baik dan ada nilai jual,” kata Christian.

Saat ini, William dan rekan-rekannya akan berfokus pada penanaman pohon yang ada di tepi sungai Bukit Lawang.
Pasalnya, pohon memiliki peran yang sangat sentral terhadap menahan laju air dan sumber nutrisi bagi hewan-hewan yang ada di hutan Bukit Lawang.
Bisa dibilang, kehadiran para pemuda penyelamat lingkungan seperti Junas Indonesia merupakan modal utama agar alam Bukit Lawang bisa tetap lestari.

