Ilustrasi kurma (Foto: DipakShelare via Getty Images)
Buah kurma sangat tinggi akan kandungan serat dan antioksidan. Manfaat nutrisinya, bisa membantu kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Buah kurma sangat mudah ditemukan di berbagai negara tropis di dunia. Buah ini, menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, konsumsi buah kurma di Indonesia sangat identik dengan momen puasa di bulan Ramadan.
Bergantung pada varietasnya, kurma segar berukuran cukup kecil dan warnanya bervariasi dari merah cerah hingga kuning cerah. Varietas yang biasa dikonsumsi antara lain kurma Medjool dan Deglet Noor.
Kurma punya tekstur kenyal dengan rasa manis. Kurma juga punya tinggi nutrisi, serta memiliki berbagai manfaat dan kegunaan. Berikut adalah beberapa manfaat konsumsi buah kurma untuk kesehatan tubuh.
1. Penuh Nutrisi
Buah kurma yang dikeringkan, punya kandungan kalori yang lebih tinggi dibandingkan buah segar lainnya. adapun kandungan kalori buah kurma mirip dengan buah kering lainnya, seperti kismis dan buah ara.
Sebagian besar kalori dalam buah kurma berasal dari karbohidrat, sedangkan sisanya dari jumlah protein yang sangat kecil.
Terlepas dari kalorinya, kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral penting selain serat dalam jumlah yang signifikan. Kurma juga tinggi antioksidan yang dapat berkontribusi pada banyak manfaat kesehatannya.
2. Tinggi Serat
Kurma dalam porsi 3,5 ons punya kandungan serat hampir7 gram. Bisa dibilang, kurma adalah salah satu buah yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan asupan serat Sahabat DAAI.
Asupan serat dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan karena bisa mencegah sembelit, serta membantu buang air besar secara teratur.
Sebuah penelitian menunjukkan, 21 orang yang mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dibandingkan dengan saat mereka tidak makan kurma.
3. Tinggi Antioksidan
Buah kurma telah menjadi sumber dari berbagai jenis antioksidan yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan risiko beberapa penyakit.
Antioksidan bisa melindungi sel dari radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya di tubuh dan menyebabkan penyakit.
Adapun beberapa antioksidan yang ada di dalam kurma, adalah flavonoid, karotenoid, serta asam fenolik.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Mengonsumsi buah kurma kemungkinana bisa membantu Sahabat DAAI meningkatkan fungsi otak. Sebuah studi menunjukkan, konsumsi kurma bisa bermanfaat untuk menurunkan tanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6) di otak.
Adapun tingkat IL-6 yang tinggi, sangat berkaitan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.
Selain itu, penelitian lain termasuk penelitian pada hewan menunjukkan, kurma bermanfaat untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid yang dapat membentuk plak di otak.
Saat plak menumpuk di otak, maka komunikasi antar sel otak akan terganggu dan akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer.
Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan peran kurma pada kesehatan otak.
5. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Kurma merupakan sumber mineral dan bisa membantu meningkatkan kesehatan tulang dengan kandungan fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.
Kurma juga merupakan sumber vitamin K yang bermanfaat untuk membentuk tulang yang sehat dan kuat.

