Ilustrasi jahe (Foto: Elisenda Romera dari Getty Images)
Jahe kerap digunakan untuk menambahkan aroma harum pada masakan. Punya rasa dan aroma yang unik, ternyata jahe punya segudang manfaat lainnya bagi tubuh.
Jahe berasal dari tumbuhan berbunga di wilayah Asia Tenggara. Biasanya, rimpang dari tanaman jahe kerap digunakan sebagai rempah masakan dan bahan baku pengobatan tradisional.
Rimpang jahe berbentuk seperti jemari dan memiliki rasa yang dominan pedas. Rasa pedas dari jahe ini berasal dari senyawa keton zingeron.
Jahe bisa digunakan langsung dalam keadaan segar, kering, bubuk, sebagai minyak, atau diambil air perasannya. Seluruh tekstur ini sangat umum digunakan dalam resep masakan.
Tidak hanya bisa membuat rasa masakan menjadi lebih lezat, jahe juga punya beberapa manfaat lain sebagai berikut.
1. Membantu Menurunkan Berat Badan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada manusia dan hewan, jahe bisa membantu menurunkan berat badan.
Konsumsi jahe secara teratur bisa membantu Sahabat DAAI mengurangi berat badan, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul pada orang yang menderita kelebihan berat badan.
Jahe juga bisa membanru mengurangi indeks masa tubuh dan kadar insulin darah. Manfaat jahe tersebut, kemungkinan berkaitan dengan sebuah mekanisme tertentu, seperti fungsinya yang bisa membantu meningkatkan jumlah kalori yang terbakar atau mengurangi peradangan.
2. Meningkatkan Imunitas
Jahe memiliki senyawa bioaktif yang kerap ditemukan dalam jahe mentah, yakni gingerol. Senyawa ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan sifat antimikroba dan antijamur. Jahe juga memiliki kandungan antioksidan dan sifat antiinflamasi.
Kombinasi senyawa tersebut punya banyak manfaat kesehatan. Di antaranya, bisa menyembuhkan batuk, menurunkan demam, melawan infeksi, meredakan sakit kepala, meredakan gejala flu, bahkan meminimalkan risiko kanker.
3. Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Salah satu manfaat utama jahe, adalah berfungsi sebagai pengencer darah yang berfungsi mencegah masalah kardiovaskular. Artinya, jahe juga bisa mencegah penggumpalan darah, sehingga bisa menurunkan risiko serangan jantung atau stroke.
Tidak hanya itu, jahe juga bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Pasalnya, penumpukan kolesterol berlebih bisa berpotensi menyumbat arteri dan meningkatkan risiko masalah jantung.
Selain itu, jahe juga bisa meningkatkan sirkulasi dan menurunkan gula darah yang juga bisa membantu kinerja jantung.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Sebagaimana diketahui, peradangan kronis bisa mempengaruhi otak dan membuat kinerja otak menurun. Hal tersebut, bisa menyebabkan kondisi kognitif, masalah kesehatan mental, bahkan penyakit Alzheimer.
Kabar baiknya, jahe bisa membantu mengurangi peradangan dan melindungi otak dari radikal bebas karena antioksidan yang kuat.
Jahe juga bisa meningkatkan fungsi memori, dengan meningkatkan neurotransmiter di otak yang berfungsi untuk menyimpan memori dan membantu Sahabat DAAI untuk lebih fokus.
Jahe bahkan melepaskan dopamin dan serotonin, untuk membantu melawan penyakit mental seperti depresi dan kecemasan.
5. Membuat Kulit Lebih Sehat
Salah satu manfaat utama dari jahe, adalah bisa membuat kulit Sahabat DAAI menjadi lebih sehat. Pasalnya, jahe memiliki kandungan antioksidan, bisa meningkatkan sirkulasi darah, dan punya sifat antiseptik.
Antioksidan sendiri, bisa melindungi kulit dari sinar UV, memperlambat pemecahan kolagen, serta membuat kulit terlihat lebih muda dan kencang.
Di sisi lain, sifat antiseptik dalam jahe bisa memperbaiki gejala jerawat. Menggunakan jahe mentah, Sahabat DAAI juga bisa membantu mengatasi jaringan parut yang disebabkan oleh jerawat. Sifat anti-inflamasi jahe juga membantu menyembuhkan iritasi kulit.

