Penulis: Grace Kolin
Editor : PR & Branding DAAI TV
Pergantian tahun baru Imlek tidak terlepas dari pergantian shio atau lambang astrologi Tiongkok. Jika tahun baru Imlek sebelumnya dilambangkan dengan shio Macan Air, maka tahun baru Imlek selanjutnya akan dilambangkan dengan shio Kelinci Air.
Tidak hanya identik dengan pergantian shio, tahun baru Imlek juga identik dengan kesenian khas yang mewarnainya, seperti tarian barongsai hingga seni kaligrafi Tiongkok atau Shufa (书法). Menurut Ketua Asosiasi Kaligrafer Indonesia Steve Yenadhira, ada dua ciri Shufa yang menyemarakkan tahun baru Imlek.
Yang pertama adalah Shufa “Hanzi” (aksara Tionghoa) “Fu” (福). Shufa Hanzi ini mengandung harapan atas kehidupan yang bahagia dan masa depan yang cerah. Yang kedua adalah Duilian (对联). Duilian merupakan bait Hanzi yang dituangkan dalam bentuk Shufa di atas kertas merah. Umumnya, Duilian ditempelkan di sisi kiri dan kanan pintu.
Hubungan Hanzi dengan Shufa memang tidak dapat dipisahkan. Steve menuturkan bahwa semua Hanzi memiliki makna yang sangat luas dan mendalam, termasuk dalam Shufa Hanzi “Tu Fei Meng Jin” (突飛猛進) yang akan ia tampilkan dalam tayangan Harmoni Imlek 2023 DAAI TV.
Dalam tayangan ini, Steve menunjukkan kepiawaiannya dalam melukis Hanzi ini di atas kertas berukuran 180×90 cm. “Kalau tahun kelinci ya ada peribahasa yang sama dengan suara spelling kelinci. Seperti yang saya buat ini, ada ‘Tu Fei Meng Jin’ yang artinya maju dengan pesat seperti terbang. Nah tu disini spelling-nya itu sama dengan Tuzi, jadi Tuzi itu kelinci diganti dengan pesat itu tadi Tu, Tu Fei,” ujar Steve.
Seperti apa hasil Shufa Hanzi “Tu Fei Meng Jin” yang dilukis oleh Steve Yenadhira? Saksikan penampilan Steve dalam Harmoni Imlek 2023 yang akan ditayangkan di DAAI TV pada malam tahun baru Imlek, 21-22 Januari mendatang.
Jadwal Tayang Harmoni Imlek 2023
- 21 Januari 2023 : 19.00 WIB – 20.00 WIB
- 22 Januari 2023 : 08.00 WIB – 09.00 WIB & 21.00 WIB – 22.00 WIB

