Penulis : Akbar Fauzi

Editor : Grace Kolin

Kemajuan teknologi dan informasi yang semakin canggih menuntut kita untuk sat set sat set. Sebuah ungkapan kekinian yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti mempercepat urusan yang dilakukan. Untuk mengimbangi kehidupan yang serba cepat, dibutuhkan strategi hidup baru yang seimbang yaitu dengan slow living.

Gaya hidup yang tengah populer ini memiliki arti menjalani hidup dengan cara lambat. Lambat disini bukan berarti tidak berprogres atau bermalas-malasan, tetapi mengubah fokus dari lebih “cepat, lebih baik” menjadi melakukan hal dengan kecepatan yang tepat dan sadar sepenuhnya, sehingga aktifitas yang dilakukan bisa dirasakan, dinikmati dan disadari seutuhnya.

Slow living adalah jawaban bagi orang-orang yang berusaha menemukan keseimbangan antara bekerja dengan waktu luang, waktu dengan orang terdekat, dan waktu untuk bersosialisasi. Konsep ini menjadi alternatif untuk bagi Anda yang ingin menikmati kehidupan yang lebih baik dengan menghargai waktu dan proses.

Berikut manfaat dari menerapkan gaya hidup slow living :

  1. Mudah untuk bahagia
  2. Menjaga kesehatan mental dan fisik
  3. Meningkatkan produktifitas
  4. Meningkatkan relasi
  5. Menciptakan waktu luang yang bermakna

Gaya hidup ini mengajarkan kita untuk lebih menghargai waktu dan segala sesuatunya, dengan demikian rasa syukur akan muncul dan kita akan lebih mudah untuk merasakan kebahagiaan. Memilih gaya hidup slow living, artinya memilih jalan hidup yang lebih baik, produktif dan berkualitas serta menikmati hidup di setiap detik yang kita lewati.