Sumber : Independensi

Sumber Gambar : Canva

Penulis : Hasna
Editor : Gilang Syahbani

Masyarakat sekarang ini sudah terbiasa dengan konsep Linear Economy, dimana kita melakukan produksi dan konsumsi yang akhirnya menghasilkan sampah yang mencemari lingkungan. Jika lingkungan tercemar, pada akhirnya kita juga yang akan merasakan dampaknya.

Hal ini disampaikan oleh Bijaksana Junerosano selaku pendiri Waste for Change yang mengatakan bahwa pola linear economy akan berujung menjadi ancaman bagi masyarakat itu sendiri, jika terus dibiarkan.

“Kita mengambil sumber daya dari alam lalu diproduksi serta dikonsumsi dan jadi sampah, lalu sampahnya dibuang ke TPA. Pola inilah yang tentunya tidak baik bagi lingkungan” ujarnya.

Sehingga, konsep Circular Economy menjadi pilihan yang lebih baik untuk diterapkan di lingkungan tempat kita tinggal. Circular Economy merupakan sebuah mekanisme dengan implementasi yang dapat mewujudkan zero waste (bebas sampah).

Konsep ini kemudian diadopsi oleh salah satu komplek perumahan di Kota Bekasi, dengan komitmen guna mewujudkan kehidupan yang ideal bagi manusia dan lingkungan. Konsep kehidupan bekelanjutan dengan pola-pola circular economy dibangun di dalamnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan lahan seluas 5 hektar untuk dimanfaatkan warga bercocok tanam.

Guna menunjang konsep circular economy yang lebih memadai, warga juga memiliki pasar alam yang menyediakan ruang untuk transaksi serta pertukaran kebutuhan sehari-hari. Pola-pola konsumsi juga ikut dibangun di pasar ini, seperti yang dikatakan Indri Guli selaku pengelola Pasar Alam warga,  “pola-pola konsumsi juga ingin kita bangun di pasar ini melalui pola konsumsi yang sehat dan bertanggung jawab dengan produk yang kita sediakan tentunya.”

Bekerja sama dengan Waste for Change, sampah yang dihasilkan warga dipilah dan diolah secara lebih bertangung jawab. Konsep Circular Economy yang diadopsi di dalam komplek perumahan menjadi inovasi yang memiliki manfaat besar.  Konsep perputaran ekonomi baru dengan memberikan solusi bagi permasalahan sampah, tercipta di dalamnya.

Circular Economy menjadi sebuah konsep untuk membangun wilayah agar mampu membuat sebuah siklus yang tertutup – bagaimana kita mengambil sesuatu dari alam, lalu diproduksi, dan dikonsumsi, serta menghasilkan sampah yang dikelola secara bertanggung jawab. Hal ini tentunya berdampak baik bagi lingkungan dalam jangka panjang dan kehidupan manusia itu sendiri di masa yang akan datang.

Komplek perumahan yang mengadopsi konsep circular economy pada akhirnya bisa mengurangi kerusakan ingkungan, warga juga teredukasi untuk mengolah sampah untuk dimanfaatkan kembali. Tumbuh kreativitas baru dan industri baru, serta membuka kesempatan warga dan lingkungan untuk berkembang dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Video Terkait