Spinal Cord Injury atau biasa disebut juga sebagai cedera tulang belakang, umumnya terjadi akibat trauma atau benturan pada area tulang belakang dan menyebabkan kerusakan saraf yang cukup serius. Cedera tulang belakang berhubungan dengan otak, saraf, dan penyanggah tubuh manusia yang terletak di belakang yakni dimulai dari tulang leher sampai tulang ekor.
Fungsinya sebagai penyambung antara otak dengan saraf-saraf, di mana perintah dari otak berjalan di sum-sum tulang yang disebut medula spinalis. Jadi, jika terjadi gangguan di area tersebut maka akan terjadi kecacatan bahkan kematian. Efek dari kerusakan ini bisa terjadi cepat atau lambat, apabila kerusakan yang terjadi terbilang sangat parah maka kecacatan bisa langsung terjadi.
Cedera tulang belakang ini biasanya disebabkan oleh kecelakaan yang menimbulkan rasa trauma mendalam. Kecelakaan lalu lintas dan jatuh dari ketinggian sering kali jadi penyebabnya. Selain itu, pukulan yang keras ataupun yang bersifat non trauma seperti kekeroposan tulang atau osteoarthritis dan kanker juga bisa menjadi penyebab terjadinya cedera tulang belakang.
Hal yang perlu diperhatikan guna menghindari kecelakaan lalu lintas misalnya, tentu dengan berkendara sesuai dengan prosedur keselamatan yang baik yakni mengendara motor dengan menggunakan helm dan pengendara mobil dengan menggunakan safety belt. Selain itu jika terjadi kecelakaan, perlu ditekankan agar tak memanipulasi atau menggerak-gerakan posisi pasien yang dapat memperburuk kondisinya.
Pada prinsipnya hal-hal yang bisa dilakukan hanya dengan memposisikan tubuh secara statis atau diluruskan, serta penanganan untuk leher secara mudah dengan memberikan bantal atau kain dibagian kiri dan kanan sembari menunggu ambulance datang. Dengan melakukan hal diatas, diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya pergeseran pada sendi, karena jika mengangkat korban tanpa mengetahui keadaan cedera itu sendiri nantinya dapat memperburuk kondisi dan menyebabkan hal –hal yang justru tidak diinginkan.
Lalu bagaimana cara memulihkan trauma tersebut pasca kecelakaan?
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menyadari bahwa kejadian itu telah berlalu, artinya kita harus bisa segera memahami apa yang terjadi dan apa yang akan kita lakukan setelahnya baik secara pegobatan ataupun healing akan trauma tersebut.
Hal kedua adalah belajar menerima. Meski sulit, menerima adalah salah satu langkah yang baik untuk membantu pemulihan dengan menerima segala konsekuensi dan langkah lain yang akan dilakukan.
Hal ketiga adalah kita perlu memahami bahwa menarik diri dari lingkungan adalah suatu hal yang justru membuat keadaan semakin sulit. Hal itu menyebabkan support system dari lingkungan akhirnya menjadi semakin sedikit dan membuat keadaan psikis menjadi memburuk.
Hal keempat adalah harus menjaga kesehatan tubuh, hal ini menjadi penting karena dapat membantu masa penyembuhan berjalan dengan baik dan cepat.
Hal kelima adalah mencari kegiatan yang menyenangkan, karena bisa membantu pemulihan psikis dan fisik pasien.
Penulis : Hasna
Editor : Gilang Syahbani
Video Terkait

