Penulis : Grace Kolin

Biji durian kerap disisihkan karena tidak dapat dikonsumsi. Namun siapa sangka, dengan bermodalkan kreativitas, biji durian dapat diolah kembali menjadi penganan yang lezat. Contohnya seperti donat. Meski terdengar asing, donat biji durian juga tidak kalah enak dari donat kentang atau donat ubi.

Inovasi kuliner yang unik ini digagas oleh UPT SMP Negeri 38 Medan, Sumatera Utara. Disini, para siswa diberi pelatihan bagaimana caranya membuat donat dari biji durian sebagai salah satu upaya pengembangan potensi siswa dalam bidang kewirausahaan.

Irni Anggita Rangkuti, salah seorang guru di sekolah ini yang bertugas mengajarkan para siswa membuat donat dari biji durian, menjelaskan bahwa tepung yang digunakan untuk pembuatan donat ini berasal dari biji buah durian yang telah diolah sendiri.  

“Biji duriannya itu kita buat jadi tepung dulu. Jadi dengan cara itu kita bersihkan, kita rebus ya kan, setelah itu kita tumbuk, baru kita keringkan dulu. Nah itulah dia, jadilah dia tepungnya. Salah satu tujuannya itu untuk kita mengajak anak-anak ini sedini mungkin untuk terbiasa membuat keterampilan-keterampilan itu mengembangkan keterampilannya itu, setelah itu dari keterampilan itu bisa menghasilkan sesuatu,” kata Irni.

Selain menggunakan tepung biji durian, bahan lain yang diperlukan untuk membuat makanan ini juga terdiri dari tepung terigu, gula pasir, ragi, mentega, garam, dan kuning telur. Campurkan semua bahan yang telah disiapkan. Kemudian tuangkan ragi yang telah diseduh ke dalam adonan, aduk hingga kalis. Selanjutnya adonan dibentuk bulat-bulat lalu digoreng.

Mahfuzah, salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini merasa senang mempraktikkan secara langsung membuat donat biji durian bersama teman-temannya.  “Gak nyangka juga biji durian kan biasanya dibuang, ini bisa diproduksi lagi jadi makanan, jadi donat. Kan amazing gitu.” ujarnya.

Donat dari biji durian hasil kreasi para siswa ini biasanya dijual seharga 5000 Rupiah di kantin sekolah. Aroma dan rasa durian pun mendominasi donat ini. Olahan donat dari biji durian tidak saja dapat mengembangkan kreativitas siswa, namun juga merupakan wujud pelestarian lingkungan yang dilakukan sejak dini.