Gambar: Tri Mumpuni sudah menerangi 65 desa terpencil di Indonesia. (Foto/Kompas.com).
Tri Mumpuni dikenal sebagai ilmuwan yang telah mengembangkan kawasan terpencil di Indonesia melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH).
PLTMH adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran sungai untuk menghasilkan listrik dari sebuah turbin. Penemuannya telah diakui dunia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Ide awal pembangunan PLTMH berawal ketika dirinya dan sang suami, Iskandar Budisaroso Kuntoadji sering berkeliling ke desa-desa untuk melihat sumber air yang melimpah. Sayangnya, belum ada kabel distribusi listrik dari PLN.
Bagi alumni IPB ini, listrik memegang peran penting dalam membangun peradaban dan perekonomian desa. Ia kemudian membantu masyarakat pelosok dengan memberikan akses listrik yang belum atau sulit diakses PLN.
Tri pertama kali membangun PLTMH pada tahun 1997 di Dusun Palanggaran dan Cicemet, di Gunung Halimun, Sukabumi, Jawa Barat.
Hingga sekarang Tri dan suaminya sudah menerangi 65 desa terpencil yang awalnya gelap gulita menjadi terang dengan tenaga mikrohidronya.
Berkat dedikasinya, Tri Mumpuni pernah mendapat pujian dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dalam acara pertemuan Presidential Summit on Entrepreneurship pada 27 April 2010 lalu.
“Kita terdapat seorang wirausahawan sosial seperti Tri Mumpuni, yang telah membantu masyarakat desa di Indonesia mendapatkan listrik dan pendapatan dari pembangkit listrik tenaga air,” tutur Barack Obama, dikutip dari situs berita Detik.com
Tri Mumpuni pun sering dijuluki ‘wanita listrik’. Wanita asal Indonesia ini berhasil mendapatkan Ashden Awards 2012. Ashden adalah lembaga swadaya masyarakat Inggris yang terlibat dalam energi ramah lingkungan. Pangeran Charles menjadi salah seorang penaung Ashden Awards.
Gambar: Tri Mumpuni yang mendapat penghargaan dari Pangeran Charles. (Foto/ Ashden.org).
Pada 2020, Tri dinobatkan sebagai salah satu dari 22 ilmuwan muslim paling berpengaruh di dunia. Daftar ilmuwan tersebut dirilis Pusat Studi Strategis Islam (MABDA) yang bekerja sama dengan lembaga Islam internasional non pemerintahan, Institut Pemikiran Islam Royal Aal al-Bayt.
Tri juga menjabat direktur eksekutif Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), sebuah organisasi non profit yang mendorong pembangunan masyarakat melalui penyediaan energi lokal.
Kini, di luar negeri, aktivitasnya semakin luas. Filipina menjadi satu negara yang memasuki tahap implementasi pengembangan listrik mikrohidro, sedangkan negara Rwanda dan Kenya masih dalam tahap pelatihan.
NR
Referensi
Detik.com. Mengenal Tri Mumpuni, Pahlawan yang Menerangi Desa-desa Terpencil Diakses pada 19 November 2021, dari https://finance.detik.com/wawancara-khusus/d-3341796/mengenal-tri-mumpuni-pahlawan-yang-menerangi-desa-desa-terpencil.
CNN. (13 Oktober 2018). Tri Mumpuni, Ilmuwan Berpengaruh Anggota Dewan Pengawas BRIN. Diakses pada 19 November 2021, dari https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20211013192609-199-707446/tri-mumpuni-ilmuwan-berpengaruh-anggota-dewan-pengawas-brin.
