Penulis : Grace Kolin
Belakangan, istilah self reward menjadi salah satu istilah yang populer di kalangan anak muda. Apa itu self reward? Self reward adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang untuk memberikan penghargaan terhadap diri sendiri. Biasanya, seseorang memberikan self reward untuk menghargai kerja keras yang telah ia lakukan, menghilangkan stres dan penat, atau merayakan pencapaian tertentu.
Self reward bisa berbentuk apapun, bisa dalam bentuk melakukan perjalanan, menikmati makanan kesukaan, menonton drama, bermain gim, atau bahkan beristirahat di siang hari. Dengan memberikan “hadiah” kepada diri sendiri, seseorang dapat meraih banyak manfaat positif. Dilansir dari idntimes.com, melakukan self reward dapat memberikan beberapa manfaat seperti menciptakan kemandirian emosi, meningkatkan rasa percaya diri, mengembangkan pemikiran positif, membantu untuk keluar dari kebiasaan negatif, meningkatkan semangat dalam meraih tujuan dan melatih manajemen waktu.
Sebagian orang yang telah menyadari manfaat yang luar biasa dari self reward, mulai menerapkan aktivitas ini dalam hidupnya. Ada yang menerapkannya dengan benar dan ada pula yang menerapkannya dengan cara yang keliru. Alih-alih memberikan manfaat positif, self reward yang keliru justru akan berujung pada perilaku boros dan menjadi beban keuangan yang tidak diperhitungkan. Lalu, bagaimana caranya melakukan self reward yang tepat agar tidak boros? Desvalia D. S, QWP Financial Consultant dalam program Keuangan Milenial DAAI TV memberikan beberapa tips kepada anak muda agar dapat melakukan self reward yang tepat dan sesuai dengan anggaran:
1. Beri self reward dengan harga yang masuk akal
Saat membayangkan self reward, terkadang terlintas barang-barang impian yang tak jarang memiliki harga yang mahal. Contohnya seperti smartphone tipe terbaru, baju bermerek, ataupun membeli barang sesuai dengan hobi seperti sepeda, sepatu lari, dan lain sebagainya. Selama masih sesuai dengan budget, tentu barang-barang tersebut boleh dibeli. Namun, jika tidak, lebih baik urungkan dulu niat tersebut dan carilah self reward dengan harga yang lebih masuk akal.
2. Jangan memberi self reward dengan mencicil
Ketika membeli barang untuk self reward, usahakan untuk membeli secara tunai. Jika seseorang membayar barang self reward dengan sistem mencicil, kedepannya ia akan menyesali self reward tersebut karena telah mengganggu arus kas keuangan miliknya.
3. Self reward tidak harus membeli barang
Pada dasarnya self reward tidak harus dipenuhi dengan membeli barang. Ada banyak cara lain yang termasuk ke dalam self reward namun sama sekali tidak mengeluarkan uang, salah satunya adalah me time, atau menghabiskan waktu luang dengan seorang diri. Biasanya kegiatan yang dilakukan tidak jauh dari menonton film, tidur dalam kurun waktu yang cukup lama ataupun membaca buku.
4. Menghasilkan pendapatan dari self reward
Self reward dari hasil kerja keras juga dapat dijadikan sebagai modal untuk menghasilkan pendapatan kembali. Caranya dengan menyisihkan uang self reward untuk dijadikan simpanan atau investasi jangka panjang. Selain itu, bagi anak muda yang ingin memiliki tabungan masa depan, mereka juga dapat membeli emas sebagai bentuk self reward. Jadi, selain dapat digunakan untuk mewujudkan kebahagiaan di masa sekarang, uang self reward juga dapat digunakan untuk mencicil kebahagiaan di masa depan. Jangan sampai kesenangan dari self reward hanya habis di masa muda dan menyisakan utang serta beban.
