Penulis : Grace Kolin
Beberapa waktu lalu, Tzu Chi Hospital mengajak seluruh karyawannya untuk ikut serta dalam tantangan 21 hari bervegetaris selama periode 1 – 20 Agustus 2022. Tantangan ini diikuti sebanyak 179 orang tim medis dan staf medis Tzu Chi Hospital. Selama 21 hari, seluruh peserta berhasil melewati tantangan ini dengan baik.
“Tzu Chi Hospital sejak tiga bulan lalu kita di pagi hari, mulai dari jam 8 sampai jam 8.30 kita menonton ceramah Master bersama-sama. Jadi tentu apa yang Master sampaikan itu kita serap dan coba kita jalankan. Mulai dari pelestarian lingkungan maupun nilai-nilai Tzu Chi dalam kehidupan sehari-hari. Tentu juga terkait vegetarian,” kata Suriadi, Direktur Umum Tzu Chi Hospital.
Selepas menjalani tantangan 21 hari bervegetaris, para peserta saling bertukar cerita dan membagikan pengalaman selama mengikuti tantangan tersebut. Seperti Margaret Melvi, salah satu tim medis Tzu Chi Hospital yang sepenuh hati melatih diri untuk berkomitmen dalam kegiatan 21 hari vegetarian ini. Margaret tidak sendiri, ia juga mengajak sang ibu dan adiknya untuk bersama-sama bervegetaris.
“Saya pikir kenapa enggak ya? Ini kan suatu sarana untuk mencoba mengubah pola hidup. Dan kalau dilakukan sama-sama, pasti lebih menyenangkan,” ujar Margaret.
Margaret menunjukkan buku kecil yang ia isi selama mengikuti kegiatan ini. Buku kecil itu bernama paspor vegetarian. Buku kecil ini bukanlah buku paspor yang digunakan dalam perjalanan antar negara, melainkan salah satu alat untuk meningkatkan antusias peserta dalam kegiatan ini.
“Sebenarnya paspor vegetarian ini tools buat mungkin buat para pemula yang baru mau coba jadi vegetarian bahwa disini tuh nanti bentukannya kayak tabel angka tanggal gitu, nanti kan kita makan tiga kali sehari, setiap kali kita makan vegetarian kita kasih bintang, yang makan vegetarian aja. Nanti dihitung di akhir bulan berapa kali kita makan vegetarian,” ucapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk saling mendukung dan melatih diri dalam menjalankan pola hidup bervegetaris. Karena dengan bervegetaris, setiap insan dapat belajar untuk mengembangkan cinta kasih dalam dirinya.

