Sambal Tempoyak

Penulis : Akbar Fauzi

Editor : Grace Kolin

Tempoyak merupakan durian yang difermentasi. Menariknya, tempoyak juga bisa dijadikan sambal dengan campuran cabai, bawang dan bahan-bahan lainnya. Bagi masyarakat Melayu di Bengkulu, Palembang, Lampung, Kalimatan dan Semenanjung, sambal ini biasa dikonsumsi sebagai lauk pendamping nasi.

Sambal tempoyak memiliki cita rasa yang gurih, asam, pedas sangat cocok untuk dijadikan sebagai teman makan lalapan, bahkan bisa juga dijadikan sebagai bumbu dasar berbagai makanan seperti tempoyak cabai merah. Berikut bahan dan langkah-langkah dalam pembuatan sambal tempoyak:

Bahan-bahan:

3 buah durian matang

1 sdt garam

2 siung bawang putih

4 butir bawang merah

3 buah cabai merah besar (sesuai selera)

2 buah cabai rawit (sesuai selera)

3 sdm tempoyak durian

2 sdm minyak

1 sdt gula pasir

Langkah membuat tempoyak:

  1. Ambil daging buah durian, masukan ke dalam toples atau guci, bubuhi garam secukupnya kemudian tutup rapat.
  2. Setelah sekitar satu minggu, buka dan aduk rata, tempoyak pun siap digunakan.

Langkah mengolah tempoyak jadi sambal:

  1. Haluskan semua bahan sambal.
  2. Panaskan minyak, lalu tumis hingga harum.
  3. Tambahkan 3 sdm tempoyak durian atau sesuai selera.
  4. Tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa.
  5. Tumis sekitar 2-3 menit. Angkat dan sajikan sambal tempoyak diselagi hangat.

Selain nikmat, tempoyak juga memiliki berbagai manfaat, contohnya menjaga sistem pencernaan tubuh, memperlancar BAB, serta menjaga kekebalan tubuh. Konsumsi sambal tempoyak secukupnya saja, karena  konsumsi yang berlebih dari sambali ini dapat mengakibatkan perut terasa mual dan kepala terasa pusing.