Tardigrada, hewan super kecil yang tangguh.

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Kecil-kecil cabe rawit, pepatah ini tampaknya cocok disematkan pada hewan bernama tardigrada atau beruang air. Pada fase dewasa, hewan ini memiliki ukuran 1,5 mm. Sedangkan ukuran tardigrada yang paling kecil adalah 0,1 mm. Meski berukuran sangat mungil, kekuatan hewan ini tidak bisa diremehkan.

Tardigrada mampu bertahan di segala kondisi, bahkan pada situasi yang dapat membunuh makhluk hidup lainnya. Hewan ini masih hidup walau terpapar radiasi mematikan, berada di laut dalam atau bahkan di berbagai kisaran suhu mulai dari 150 hingga minus 272 derajat celcius. Tanpa makanan dan air sekalipun, hewan juga akan tetap baik-baik saja selama 30 tahun.

Selain di bumi, tardigrada juga mampu hidup di luar angkasa. Makhluk ini menjadi salah satu hewan yang dikirim ke luar angkasa dalam penerbangan uji coba menggunakan kapsul FOTON-M3 pada tahun 2007. Selepas berada di luar angkasa, hewan ini pun berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan bertahan hidup dari sinar kosmis serta radiasi ultraviolet yang mematikan.

Tardigrada tercatat sebagai binatang yang sudah eksis di bumi, bahkan sebelum manusia ada. Buktinya, hewan ini sudah hidup selama 520 juta tahun di bumi dan melewati berbagai pemusnahan massal.

Karena ketangguhannya di berbagai kondisi lingkungan, apakah tardigrada juga akan menjadi makhluk hidup terakhir di muka bumi? Menurut hasil simulasi model matematika yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports, hewan ini hanya akan mati bila lautan bumi mendidih. Kondisi tersebut hanya bisa diciptakan oleh serangan asteroid raksasa, supernova, dan semburan sinar gamma. Kesimpulannya, dapat dipastikan jika tardigrada akan tetap hidup di dunia ini hingga matahari mati terlebih dahulu, yakni sekitar 10 juta tahun lagi.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber