Kelompok Angklung Paguyuban Meizhou Indonesia

Penulis : Mika Wulan
Editor   : PR & Branding DAAI TV

“Kalau soal kebebasan pers, saya kira sudah kurang bebas apa. Justru yang penting sekarang adalah media harus bertanggungjawab. Di situ yang penting,”

Joko Widodo

Presiden RI

Indonesia sebagai Negara dengan sistem demokrasi, identik dengan kebebasan untuk berekspresi dan menyuarakan pendapat. Dan, kebebasan pers merupakan bagian di dalamnya. Kebebasan pers di Indonesia bukan dimaksud menjadi kesempatan setiap media untuk ‘bebas’ menyebarkan informasi tanpa tanggung jawab, karena dalam kebebasan tersebut, setiap media mempunyai tanggung jawab sosial.

Selaras dengan itu, jumlah informasi yang menyebar di internet semakin meningkat dengan cepat seiring dengan berkembangnya media komunikasi. Hal tersebut tentunya menyebabkan disrupsi media, yang menyebabkan perubahan secara massif sehingga mengubah pola, yang terus berinovasi. Era disurpsi ini tidak bisa dihindari, maka, pemanfaatan teknologi harus dilakukan dengan bijak dan bertanggung jawab.

Salah satu bentuk tanggung jawab media adalah terkait setiap pemberitaan yang dikeluarkan. Dikarenakan setiap informasi atau berita yang dikeluarkan oleh media akan langsung dikonsumsi oleh publik, sehingga dapat mempengaruhi pemikiran publik secara langsung.

Maka sebagai bentuk memenuhi tanggung jawab dan bersumbangsih pada Negeri, DAAI TV menyebarkan nilai cinta kasih dalam setiap konten dengan prinsip Kebenaran, Kebajikan, dan Keindahan yang dihadirkan dalam setiap platform.

Nilai Kebenaran, tidak hanya menyampaikan fakta tetapi juga membimbing ke arah yang benar. Nilai kebajikan berarti positif, visioner, optimis dan mendorong terciptanya karakter yang baik. Nilai Kebajikan adalah panduan DAAI TV, dan memastikan semua tayangan yang disajikan berisi pesan kebaikan dan memberi inspirasi. Semuanya dikemas dalam visual yang menyajikan keindahan dan ketenangan.