Siao-Mei-Eps-40

Fu-yu berusaha menjelaskan keinginannya kepada Xiu-zhu untuk menjual rumah yang di Nangang. Menurutnya, mereka cukup dengan memiliki sebuah rumah dan akan lebih bermanfaat apabila uang yang mereka gunakan untuk membayar bunga setiap bulan dipakai untuk sesuatu yang berguna bagi banyak orang.

Akhirnya Xiu-zhu mengerti maksud Fu-yu dan mereka sepakat menjual rumah tersebut. Seluruh uang hasil penjualan rumah tersebut mereka serahkan kepada Tzu Chi sebagai donasi.

Meski sudah dibujuk oleh Fu-yu beberapa kali, Xiu-zhu tetap tidak ingin pergi ke rumah sakit. Lama-kelamaan, durasi rasa sakit Xiu-zhu semakin bertambah panjang, hingga suatu hari tidak tertahankan lagi dan dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, ternyata pada indung telur Xiu-zhu terdapat tumor. Xiu-zhu pun menjalani operasi.

Beruntung, operasinya berjalan dengan sangat lancar. Setelah melalui rintangan besar dalam hidup, Xiu-zhu menyadari bahwa manusia hanya memiliki hak pakai, bukan hak milik. Xiu-zhu pun berkata pada Fu-yu bahwa setelah meninggal nanti, dia ingin menyumbangkan tubuhnya untuk menjadi Silent Mentor.

Suatu hari, ibu Xiu-zhu menelepon dan memberi tahu Xiu-zhu bahwa ayahnya menderita kanker stadium akhir. Xiu-zhu dan Fu-yu segera pulang untuk mengunjungi mereka. Ayah Xiu-zhu berkata bahwa dia sangat ingin melihat matahari. Fu-yu pun berinisiatif mengantarkan ayah Xiu-zhu pergi ke pantai untuk melihat matahari terbit.