Setelah mendapatkan dukungan dari Li-hua dan anak-anaknya, Wan-lei akhirnya bersedia mengemban tanggung jawab sebagai ketua pengurus Tzu Chi Filipina.
Awalnya Wan-lei tidak berani mengemban tanggung jawab tersebut karena takut kemampuannya tidak cukup. Namun, Master sangat bijaksana. Master menenangkannya dan meminta Wan-lei mengikutinya beberapa waktu di Taiwan.
Agar bisa sepenuh hati menjalankan Tzu Chi, Wei-song memutuskan untuk menyerahkan perusahaannya pada Ming-qian saat Ming-qian berusia 16 tahun. Meski merasa tanggung jawab itu sangat berat, Ming-qian bersedia menjalankannya.
Selain itu, berhubung uang kakaknya, Ming-li, tidak cukup membantu ayah mereka menjadi komisaris kehormatan Tzu Chi, Ming-qian juga bersedia menyerahkan seluruh tabungan pribadinya.
Meski sejak kecil Ming-qian begitu takut pada ayahnya, tetapi melihat sikap ayahnya yang telah berubah, Ming-qian juga tergugah dan bersedia ikut membantu ayahnya menjadi komisaris kehormatan.
