Cuplikan Drama Cakrawala Cinta.
Sen-jia merasa sangat senang karena Meng-ling bersedia menemaninya menulis kuplet di acara Pemberkahan Akhir Tahun. Sen-jia tidak henti-hentinya memuji kemampuan Meng-ling di depan orang lain. Karena sudah berpikiran terbuka, Sen-jia bisa membicarakan hidup dan mati dengan santai.
Namun, Meng-ling tidak suka mendengar ayahnya membicarakan hal tersebut. Sen-jia menjelaskan bahwa lahir, tua, sakit, dan mati adalah hukum alam yang tidak bisa dihindari. Yang terpenting adalah bagaimana memanfaatkan waktu yang tersisa untuk membuat hidup lebih bermakna dan bernilai.
Sen-jia juga meminta maaf pada Meng-ling karena dahulu sudah memperlakukan Meng-ling terlalu keras. Sen-jia juga mencari kesempatan untuk meminta maaf pada Jin-san karena sudah meninggalkan RS Jin’an begitu saja dan membuat Jin-san harus menghadapi begitu banyak masalah seorang diri.
Jin-san pun berterima kasih pada Sen-jia karena selalu membimbing Jin-san dan membuat Jin-san menemukan niat dan alasannya menjadi seorang dokter.
