Sumber : Independensi

Shalika Aurelia sering mendapat perundungan. Tapi, apa yang ia capai saat ini sungguh mengharukan dan menginspirasi. Pemain Timnas Putri ini dulunya bertubuh gemuk, sehingga sering mendapatkan perundungan dari teman-temannya.

Tidak hanya itu, Shalika juga sering dijadikan pemain cadangan sehingga waktu bermainnya berkurang. Alih-alih berkecil hati karena menjadi korban perundungan, gadis yang memilih sepak bola sejak usia 14 tahun itu justru bangkit dan menjadi lebih baik.

Berkat usaha dan kerja kerasnya, Shalika kini dikontrak oleh klub Liga Italia, Roma Calcio Femminile atau Roma CF. Dengan demikian, Shalika menjadi pemain Timnas Putri pertama yang berhasil merumput di Eropa.

Pencapaian Shalika kini menjadi motivasi bagi teman-temannya yang lain. Khususnya bagi Zahra Muzdalifah, rekan satu tim Shalika di Timnas Putri.

“Aku suka motivasi dia, aku bisa main greget dan ngotot karena Shalika,” ucap Zahra dalam sebuah kesempatan.

Tidak hanya Zahra, perjuangan Shalika juga mengajak semua perempuan untuk percaya diri dan terus berusaha untuk menggapai apa yang dicita-citakan.