Sumber : Independensi

Sumber Gambar : Bingkai Sumatera DAAI TV

Penulis : Grace Kolin

Aroma Kawa Daun menyeruak dari balik Kedai Kopi Palanta Kopi Minang yang terletak di Jl. Halat No. 70, Kota Medan, Sumatera Utara. Kawa Daun adalah minuman tradisional khas Sumatera Barat yang terbuat dari daun kopi. Sejak 2017, kedai ini telah menyajikan Kawa Daun. Dan hingga kini, Kawa Daun di kedai ini tetap diminati oleh para penikmatnya.

Kedai Kopi Palanta Kopi Minang ini didirikan oleh seorang pria kelahiran Sumatera Barat, Muhammad Alfirdian Satra. Alfirdian membawa Kawa Daun ke Kota Medan karena kecintaannya terhadap kampung halamannya. “Pas saya pulang kampung, jalan-jalan ke daerah pariwisata disana, ternyata disana lagi dikembangkan, diperkenalkan kembali minuman tradisi Kawa Daun. Kemudian saya tertarik untuk membawa minuman ini ke Medan,” ujar Alfirdian.

Kawa Daun adalah daun kopi lokal yang dikeringkan dengan disangrai selama kurang lebih 12 jam. Daun kopi kering ini lalu diseduh seperti teh dengan cara disiram dengan air dingin, kemudian dimasak hingga mendidih. Biasanya Kawa Daun dididihkan di dalam tembikar atau panci, lalu disajikan di dalam sebuah tempurung atau batok kelapa. Bagi penikmat yang menyukai minuman yang manis, Kawa Daun juga dapat ditambahkan dengan susu kental manis.

Bicara soal asal-usulnya, minuman Kawa Daun telah ada sejak abad ke-19, tepatnya di masa penjajahan kaum kolonial. Ketika itu Belanda menerapkan tanam paksa kopi di Sumatra Barat. “Menurut ceritanya dulu para petani hanya boleh menikmati minuman dari daun kopi ini aja gitu. Karena biji kopinya ini kan harus dijual ke tengkulak, untuk dijual ke Belanda,” kata Alfirdian.

Karena larangan mencoba minuman tersebut, timbul lah ide kreatif para petani kopi itu untuk membuat minuman dengan hanya menyeduh daun kopinya saja. Semuanya dilakukan agar mereka dapat mencicipi rasa kopi yang harum itu. Pada akhirnya, mereka menyebut minuman berbahan dasar daun kopi dengan nama “Kawa Daun” hingga sekarang.

Manfaat Kawa Daun tidak kalah dengan manfaat minuman yang terbuat dari biji kopi. Menurut Dr. Aaron Davies dan Dr. Claudine Campa, Spesialis Gizi mengungkapkan, daun teh kopi mengandung tingkat antioksidan yang dapat melawan kanker ganas.  Bahkan, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Annals of Botany, daun kopi mengandung antioksidan paling tinggi. Lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam teh atau kopi tradisional. Diketahui mangiferin yang dikandungnya berkhasiat sebagai anti-inflamasi, mengurangi risiko diabetes, kolestrerol darah, hipertensi dan melindungi neuron di otak.

Manfaat sekaligus tradisi Kawa Daun yang coba dilestarikan oleh Alfirdian merupakan bentuk upaya dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah gempuran budaya mancanegara yang masuk ke tanah air. Tujuannya, agar warisan bersejarah ini tidak hilang dan tersisihkan oleh produk-produk mancanegara.

Video Terkait