Penulis : Grace Kolin

Tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk melihat pura. Anda bisa berkunjung ke Pura Aditya Jaya yang ada di Jakarta untuk menemukan tempat ibadah agama Hindu ini. Pura Aditya Jaya merupakan rumah ibadah umat Hindu pertama di Jakarta. Keberadaan pura ini tidak terlepas dari sejarah perjuangan umat Hindu dalam mendapatkan tempat persembahyangan di Ibukota.

Terdapat tiga halaman dalam pura yang bergaya Jawa Bali ini. Struktur bangunan pura mengikuti konsep Tri Mandala, yaitu Kanistama mandala, Mandhayama mandala, dan Uttama mandala. Kanistama mandala adalah zona terluar yang merupakan pintu masuk pura. Pada zona ini terdapat tempat parkir yang areanya mampu menampung cukup banyak kendaraan roda empat. Tidak jauh dari tempat parkir, ada penjual yang menyediakan perlengkapan untuk persembahyangan seperti canang, bunga dan masih banyak lagi.

Bergeser ke zona tengah atau Mandhayama mandala, ada Candi Bentar yang merupakan pintu masuk menuju Mandhayama mandala. Sebelum melewati candi ini, terdapat papan pengumuman yang bertuliskan beberapa aturan sebelum memasuki area suci di pura ini.

Di kawasan Mandhayama mandala, terdapat beberapa bangunan seperti Kori Agung, balai tempat sarana persembahyangan, kantor pengurus pura, Wantilan Madya Mandala, dan Bale Kul-kul. Beranjak dari Mandhayama mandala, pengunjung akan masuk ke area paling suci, yaitu Uttama mandala. Uttama mandala merupakan zona paling dalam dan paling suci dari pura ini.

Tidak hanya menyuguhkan bangunan dan nuansa khas Bali, Pura Aditya Jaya juga menyuguhkan kuliner khas Bali lewat warung makannya yang terletak di sisi luar pura ini. Disini, pengunjung dapat mencicipi beragam menu khas Bali yang enak dan lezat tanpa perlu repot-repot ke Bali.

Pura Aditya Jaya buka setiap hari. Siapa saja boleh mengunjungi komplek pura ini secara gratis, tanpa dipungut biaya. Bagi pengunjung yang ingin melakukan persembahyangan atau hanya sekadar ingin berwisata religi di pura ini, wajib mengenakan pakaian yang rapi dan sopan serta mematuhi peraturan yang ada.

Komplek pura tertua di Ibukota ini hanya dibuka pada hari Minggu atau hari-hari besar keagaaman Hindu saja. Untuk dapat mencapai tempat ini, pengunjung dapat melalui Jalan Ahmad Yani Bypass atau pintu masuk yang terletak di ujung Jl. Daksinapati, Rawamangun, Jakarta Timur.