Sumber Gambar : Canva Pro
Penulis : Grace Kolin
Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami penuaan, begitu pula dengan otaknya. Penuaan yang mendera otak ini dikenal dengan istilah brain shrinkage. Melansir dari laman webmd.com, saat memasuki usia paruh baya, otak manusia akan mengalami perubahan dengan cara yang sederhana namun terukur Ukuran keseluruhan otak manusia mulai menyusut ketika memasuki usia 30-an atau 40-an. Tingkat penyusutan ini akan meningkat setelah manusia mencapai usia 60 tahun.
Penyusutan otak tidak terjadi pada semua area otak sekaligus. Beberapa area otak akan menyusut lebih banyak dan lebih cepat daripada yang lain. Brain shrinkage cenderung menjadi lebih parah seiring bertambahnya usia.
Perubahan otak terkait penuaan dapat berupa penurunan massa otak, penyusutan area otak yang mengandung serabut saraf, hilangnya koneksi antara neuron dan perubahan sistem neurotransmitter yang mengkomunikasikan informasi di otak dan tubuh. Semua perubahan ini dapat berperan dalam penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia. Mengutip dari laman verywellmind.com, penyebab brain shrinkage dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti:
- Tingkat kebugaran yang rendah
Para peneliti dari Boston University School of Medicine menemukan bahwa orang dengan kebugaran fisik yang rendah di usia 40-an memiliki volume otak yang jauh lebih rendah saat mereka mencapai usia 60 tahun. Para ahli menganggap penurunan volume otak ini sebagai tanda percepatan penuaan otak.
- Kerusakan pembuluh darah
Para peneliti dari Boston University School of Medicine juga menemukan bahwa orang dengan tingkat kebugaran yang rendah mengalami peningkatan tekanan darah diastolik yang jauh lebih tinggi hanya dalam beberapa menit setelah menggunakan treadmill bahkan ketika mereka bergerak dengan kecepatan lambat. Orang-orang inilah yang lebih mungkin mengalami penurunan volume otak pada usia 60 tahun.
Beberapa penyebab penyusutan otak mungkin tidak dapat dihindari. Namun ada beberapa bukti bahwa perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu melindungi otak dari penyusutan karena faktor usia:
- Berolahraga secara teratur
Olahraga teratur dapat membantu melindungi otak dari penyusutan seiring bertambahnya usia. Panduan The Physical Activity Guidelines for Americans merekomendasikan agar kebanyakan orang melakukan aktivitas peningkatan detak jantung minimal 150 menit per minggu, bersama dengan beberapa hari beberapa jenis Strength training atau latihan kekuatan otot.
- Mengontrol tekanan darah
Cara lain untuk melindungi otak dari penyusutan adalah dengan mengontrol tekanan darah untuk mengurangi risiko kerusakan pembuluh darah. Pasalnya, kerusakan pembuluh darah, khususnya pembuluh darah di otak, dapat berkontribusi pada perubahan otak secara struktural dan penurunan fungsi kognitif.
- Lakukan perubahan terhadap gaya hidup
Penelitian dari Abhilash K. Desai dkk. menunjukkan bahwa, selain olahraga dan stabilisasi tekanan darah, ada beberapa aktivitas lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi penurunan otak terkait usia, seperti:
- Hindari atau berhenti merokok.
- Makan makanan yang sehat.
- Terlibat dalam kegiatan rekreasi yang menantang.
- Hindari minuman yang beralkohol.
- Bersosialisasi dengan orang lain.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber

