Sumber Gambar : Orami
Penulis : Grace Kolin
Sebagian orang ada yang memiliki lubang kecil di depan telinga. Biasanya, lokasi lubang ini mendekati ke arah wajah. Lubang kecil ini dinamakan dengan sinus preauricular. Sinus preauricular merupakan bawaan lahir dan mulai terbentuk dalam rahim semenjak dua bulan pertama kehamilan.
Secara teknis, sinus preauricular adalah “cacat” kelahiran turun temurun yang pertama kali didokumentasikan oleh seorang ilmuwan bernama Van Heusinger pada tahun 1864. Biasanya, lubang kecil tersebut ditemukan pada salah satu sisi telinga saja, namun 50 persen pemilik sinus preauricular nyaris memiliki lubang kecil ini di kedua ujung daun telinganya.
Kondisi ini merupakan kejadian langka di dunia, dimana hanya 5 persen orang di dunia yang memiliki sinus preauricular. Namun di berbagai belahan dunia, prevalensi pengidap sinus preauricular memiliki persentase yang berbeda-beda. Melansir dari halodoc.com, sebuah jurnal benama International Journal of Biomedical Science menerangkan persentase pengidap sinus preauricular di Eropa berkisar 1-9 persen, di Amerika bahkan hanya 0,9 persen, di Taiwan sekitar 2,5 persen, dan 10 persen lainnya berada di beberapa daerah di Afrika.
Umumnya, keberadaan sinus preauricular tidak berbahaya dan tidak menimbulkan keluhan apapun. Namun, keberadaan lubang kecil ini tidak boleh diabaikan karena mudah untuk mengalami infeksi akibat bakteri dan kotoran. Dilansir dari alodokter.com, infeksi sinus preuricular dapat menyebabkan gejala:
- Telinga kemerahan.
- Bengkak di dalam dan di sekitar lubang telinga.
- Telinga terasa sakit.
- Lubang sinus preauricular mengeluarkan cairan nanah.
- Demam.
Dalam kondisi terburuk, sinus preauricular dapat mengalami abses atau penumpukan nanah, sehingga dibutuhkan penanganan atau tindakan medis oleh dokter.
Lubang sinus preauricular bisa ditutup melalui prosedur operasi, agar infeksi tidak terjadi lagi di kemudian hari. Namun sebagai langkah pencegahan agar sinus preauricular tidak menyebabkan masalah kesehatan, jagalah selalu kebersihannya dan segera periksakan ke dokter apabila timbul tanda-tanda infeksi di lubang kecil ini.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber

