Single Bamboo Drifting dari Tiongkok.

Sumber Gambar : CGTN

Penulis : Grace Kolin

Biasanya, bambu digunakan sebagai bahan bangunan atau transportasi. Namun berbeda dengan bambu yang digunakan di Provinsi Guizhou, Tiongkok. Di provinsi ini, bambu justru digunakan sebagai media untuk mementaskan keterampilan yang tidak biasa, yaitu single bamboo drifting.

Single bamboo drifting atau yang berarti ‘melayang di atas sebatang bambu’ merupakan keterampilan berdiri di atas sebatang bambu yang mengambang di air. Tidak hanya berdiri, seseorang yang memiliki keterampilan ini juga dapat duduk dan bahkan mementaskan berbagai set pertunjukan.

Keterampilan yang unik ini membuat beberapa orang seperti Kang Xiaobing jatuh hati. Perempuan yang berusia lebih dari 70 tahun ini merupakan President of the Zunyi Single Bamboo Drifting Association. “Ketika pertama kali melihatnya, saya merasa kesenian ini sangat unik. Karena berdiri di atas sebatang bambu itu tidaklah mudah, apalagi dalam kondisi batang bambunya mengambang di air. Jadi saya pun mencoba dan jatuh cinta dengan kesenian ini,” tutur Xiaobing dalam wawancaranya dengan Great Big Story.

Ditilik dari asal usulnya, keterampilan single bamboo drifting berasal dari Chishui, Provinsi Guizhou, Tiongkok. Mulanya keterampilan ini digunakan para warga disana untuk berpindah tempat melalui jalur air. Sekarang, keterampilan ini tidak hanya mengenai cara berdiri secara stabil di atas air, melainkan juga menyangkut bagaimana caranya menantang diri sendiri untuk menjadi lebih menghibur.

Salah satu pertunjukan menarik dari asosiasi ini adalah “Ballet on the water” atau balet di atas air. Pertunjukan ini terbilang unik, dan dalam mementaskan pertunjukan ini dibutuhkan dua orang talent, yaitu seorang laki-laki dan perempuan untuk berkolaborasi dan menari di atas sebatang bambu. “Menari atas air itu sangat berbeda dengan menari di atas daratan. Permukaan dari air itu ibarat dunia lain. Ketika tubuhmu bergerak, maka air itu pun juga akan bergerak. Jadi kamu harus menjaga keseimbangan di atas sebatang bambu agar kamu bisa menari dengan baik,” ujar Yang Liu, penari Ballet on the water.

Di tengah kemajuan zaman, Kang Xiaobing khawatir dengan regenerasi dari keterampilan yang unik ini. “Saya khawatir tidak banyak generasi muda yang tertarik dalam mempelajari single bamboo drifting. Sayang sekali jika kita membiarkan tradisi ini punah. Jadi saya berharap, semoga akan ada banyak orang yang mau mempelajari keterampilan ini dan bergabung dengan kami,” kata Xiaobing.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber