Kemacetan dapat menyebabkan pemakaian bahan bakar lebih boros

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Kenaikan harga bahan bakar di Indonesia baru-baru ini tidak dapat terhindarkan dan membuat sejumlah pengguna kendaraan pribadi jadi berpikir ulang dalam menggunakan kendaraanya. Tidak jarang, ada juga yang menyiasati kenaikan harga bahan bakar dengan mengirit konsumsi bahan bakar atau beralih menggunakan transportasi umum.

Keputusan untuk mengirit penggunaan bahan bakar, terkadang tidak selamanya berjalan mulus. Niat menghemat penggunaan bahan bakar bisa jadi berakhir sebaliknya, apalagi ketika kendaraan dihadapkan pada situasi yang kurang mendukung, seperti kemacetan.

Kemacetan tidak hanya menyebabkan pemborosan dari segi waktu, namun juga dari segi bahan bakar. Mengutip suzukitrada.co.id, dalam kondisi macet, mesin kendaraan sering melakukan stop and go dan berada dalam kondisi terus menyala meski tidak bergerak. Jika kondisi ini berlangsung cukup lama, maka bensin mobil akan jadi lebih boros.

Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Institut Penelitian Kecelakaan (ARI) Universitas Teknik dan Teknologi Bangladesh di Dhaka. Penelitian yang dimuat dalam laman Andalou Agency ini menunjukkan bahwa manajemen lalu lintas dan jalan yang buruk di Dhaka dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar sebanyak 40%. Direktur dari ARI, Hadiuzzaman mengatakan bahwa jumlah pemborosan ini setara dengan 41.5 juta Taka Bangladesh ($483,872) setiap harinya.

Meski kemacetan dapat menyebabkan pemakaian bahan bakar jadi lebih boros, namun bukan berarti langkah penghematan bahan bakar tidak dapat dilakukan. Berikut tips dari oto.detik.com yang dapat Anda coba untuk menghemat bahan bakar mobil di tengah kemacetan:

  • Rencanakan rute perjalanan, seperti memilih jalanan mana yang lebih lancar untuk menghindari kemacetan.
  • Pastikan tekanan angin ban cukup. Dengan menjaga tekanan angin pada ban sesuai dengan yang direkomendasikan, maka konsumsi BBM bisa lebih hemat hingga 5%.
  • Pertahankan laju kendaraan dalam batas kecepatan tertentu alias konstan. Caranya dengan menginjak pedal gas secara perlahan dan bertahap.
  • Gunakanlah pilihan gigi yang tepat. Untuk mobil matik cukup dengan memosisikan tuas di ‘D’ (drive), namun jika mobil benar-benar berhenti, posisikan tuas transmisi ke ‘N’ (netral). Sedangkan untuk mobil manual, gunakan gigi 1 dan 2 saat berkendara di situasi stop and go.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber