Penulis : Grace Kolin
Kawasan Glodok di Jakarta terkenal dengan kawasan pecinannya. Tidak hanya atmosfer etniknya yang kental, kawasan ini juga merupakan surga bagi penikmat kuliner. Untuk menikmati aneka kuliner, para pelancong yang bisa mampir ke Petak Enam yang terletak di Gedung Chandra, gedung yang penuh sejarah dan pernah menjadi salah satu mal tertua di Jakarta.
Di sini, para pelancong bisa menemukan berbagai kuliner lezat khas peranakan, Betawi, kudapan kekinian hingga kuliner yang legendaris. Kuliner legendaris yang pertama adalah Cempedak Goreng Cik Lina. Usaha ini diwarisi Cik Lina dari orang tuanya yang berjualan di Glodok sejak 1997.
Di tangan Cik Lina, buah cempedak diolah dengan adonan terigu menjadi gorengan yang renyah dan legit. Kuliner ini termasuk kuliner langka karena ketiadaan pohon cempedak di Jakarta. Untuk memperoleh pasokan buah cempedak dengan kualitas unggul, Cik Lina memesannya langsung dari Bangka Belitung dan Banjarmasin.
Tidak hanya Cempedak Goreng Cik Lina, para pelancong juga bisa bisa mencicipi Donat Ellie, donat yang sudah ada sejak tahun 2000. Berbeda dengan donat franchise yang dijual di mal-mal mewah, Ellie, sang pemilik justru menawarkan donat kentang bersalut gula halus ala kampung.
Menurut Ellie, tidak ada resep rahasia dalam membuat donat ini. Ia hanya mengandalkan kualitas bahan dan membuat adonan donat secara manual. Rasanya yang lembut dan manis membuat para pelancong jadi bernostalgia dengan jajanan donat kampung yang dijajakan di kantin sekolah dulu.
Cempedak Goreng Cik Lina dan Donat Ellie yang masih eksis hingga saat ini menambah daftar panjang citra warga peranakan yang identik dengan saudagar dan pedagang andal sejak ratusan tahun lalu. Nama besar bisnis keduanya pun tidak dibangun dalam semalam, melainkan hasil kegigihan dari pedagangnya ditambah dengan konsistensi dalam menjaga kualitas produk.

