Sumber Gambar : Canva Pro
Penulis : Grace Kolin
Selain Covid-19, kasus hepatitis akut juga menjadi salah satu penyakit yang meyita perhatian dunia. Meski kenaikan kasusnya tidak sedrastis Covid-19 sepanjang masa pandemi, namun penyakit ini juga perlu diwaspadai karena kasusnya terus bertambah. Beranjak dari tiga kasus pertama, pada 20 Mei 2022, kasus hepatitis akut yang ditemukan di tanah air kemudian bertambah menjadi 14 kasus.
Ciri-ciri yang ditemukan pada penderita penyakit hepatitis akut adalah kulit yang berwarna kuning. Tidak hanya itu, kondisi penderita penyakit ini juga dapat memburuk hingga mengalami gagal hati yang fatal. Karena itu, tidak jarang pasien hepatitis akut parah membutuhkan transplantasi hati dalam penanganannya.
Penyebab dari penyakit ini terus diselidiki. Hipotesis utama dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) saat ini mengarah pada adenovirus. “Bukti semakin bertambah bahwa ada peran adenovirus, khususnya adenovirus-41,” beber Wakil direktur CDC untuk penyakit menular, Dr Jay Butler yang dikutip dari Reuters pada Sabtu (21/5/2022).
Anak-anak menjadi kelompok yang berisiko terkena penyakit hepatitis misterius. Dilansir dari kompas.com, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah merilis empat langkah penting dalam penanganan hepatitis akut misterius anak:
1. Mewaspadai gejala
Orang tua harus mewaspadai gejala awal dari hepatitis akut, seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan dapat disertai demam ringan. Gejala juga dapat berlanjut dengan air kencing berwarna pekat seperti teh dan tinja berwarna putih pucat. Selain itu, gejala yang juga perlu diwaspadai meliputi warna mata dan kulit dapat menguning, gangguan pembekuan darah, kejang, dan kesadaran menurun.
2. Segera rawat
Jika muncul gejala awal, segera bawa pasien ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.
3. Tidak menunggu gejala berlanjut
Jangan tunggu muncul gejala lanjutan seperti kulit dan mata kuning, agar tidak terlambat dalam memberikan penanganan terhadap dugaan penyakit hepatitis akut misterius dari gejala-gejala tersebut.
4. Fasilitas ICU anak
Apabila pasien anak mengalami penurunan kesadaran, maka segera bawa ke rumah sakit dengan fasilitas ICU anak.
Adapun untuk pencegahannya, masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, gunakan alat pribadi sendiri, pastikan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan matang dan bersih, dan lakukan vaksin hepatitis.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber
