Penulis : Grace Kolin

Pare terkenal sebagai sayuran yang pahit. Tumbuhan dengan nama Latin Momordica charantia ini tumbuh di wilayah Asia tropis, salah satunya di Indonesia. Karena memiliki rasa yang pahit, tidak banyak orang yang menyukai ataupun mengolah sayur ini. Meski begitu, dengan sentuhan inovasi dan kreativitas, sayur ini dapat berubah menjadi camilan enak sekaligus peluang usaha.

Hal ini dibuktikan oleh Mia, warga asal  Kota Depok, Jawa Barat. Ia mengolah pare menjadi cemilan karena keberadaan pare yang yang melimpah di sekitar tempat tinggalnya. Usaha ini dilakukannya seorang diri, dimana ia sanggup mengolah 20 kg pare setiap harinya untuk dijadikan makanan ringan berupa keripik.

Selain mengolah pare menjadi keripik, Mia juga melirik peluang usaha dari keripik pare. Ia memutuskan untuk membuka usaha keripik pare karena masih sedikitnya orang yang mengolah sayur ini sebagai cemilan. Untuk meningkatkan nilai ekonomis dari pare, Mia mempelajari cara pengolahan pare dari internet, salah satunya mengolah pare menjadi keripik. Setelah berkali-kali melakukan uji coba, akhirnya idenya pun terwujud.

Membuat keripik pare tidaklah sulit. Pertama, pare yang telah dicuci bersih dipotong menggunakan alat sederhana. Kemudian irisan pare direndam dengan larutan air garam selama sepuluh jam untuk menghilangkan rasa pahit. Setelah direndam, pare dicelupkan ke dalam adonan tepung kanji dan tepung beras yang telah diberi bumbu, lalu digoreng hingga kering.

“Pertama ini, saya suka pare. Kedua saya berpikir bahwa pare ini kan unik kalau dibikin satu makanan. Orang lebih mengenal bahwa pare itu pahit kan selama ini. Saya mencoba untuk berinovasi. Mencoba, mencoba dan mencoba, akhirnya saya membuat pare ini jadi keripik. Biasanya kan kalau orang itu lebih suka hal-hal yang unik-unik begitu kan,” kata Mia.

Saat ini penjualan keripik pare Mia telah menembus pasar nusantara, seperti Bali, Batam, Makassar, Palembang dan Aceh. Pemasarannya pun dilakukan secara beragam. Mulai dari pemasaran secara daring hingga dijajakan secara berkeliling. Keripik pare selain dapat dinikmati sebagai makanan ringan, juga mampu bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu beragam pengobatan penyakit mulai dari gangguan pernapasan, diabetes, kanker, hingga AIDS.