Sumber : Independensi

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Uang ibarat dua sisi mata pisau. Di samping dapat menjadi sumber kebahagiaan, uang juga dapat menjadi sumber penderitaan. Berdasarkan penelitian di Northwestern Mutual, uang menjadi faktor utama penyebab stress 44% penduduk Amerika Serikat. Hampir separuh dari responden mengatakan bahwa kecemasan finansial sering membuat mereka depresi. Bila tidak hati-hati dan segera disadari, rasa depresi dan stress yang dialami bisa membuat sesoerang mengalami kondisi yang disebut dengan Money Disorder.

Apa itu Money Disorder?

Menurut Desvalia D. S, QWP, Financial Consultant dalam program Keuangan Milenial DAAI TV, Money Disorder adalah sebuah kebiasaan dan pemikiran yang salah dalam memandang dan mengelola finansial. Tidak hanya mengalami kecemasan biasa, kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan akan membuat seseorang yang menderita Money Disorder akan merasakan stress yang berlebihan hingga mempengaruhi kondisi fisik, pekerjaan dan juga hubungannya dengan orang lain.

Menurut Desvalia, faktor yang menyebabkan seseorang menderita Money Disorder bisa beragam. Namun faktor yang kerap penyebab utama Money Disoder adalah sikap yang kurang tepat dalam mengelola keuangan dan tumbuh dewasa di dalam kondisi keluarga yang mengalami kesulitan keuangan. Trauma masa lalu membuat seseorang menjadi takut dan berusaha melakukan segala cara untuk mendapatkan uang pada saat bekerja.

Tanda-Tanda Seseorang Menderita Money Disoder?

  • Workaholic
  • Merasa tidak cukup memiliki uang
  • Tidak bisa menahan diri untuk melakukan pengeluaran
  • Menganggap uang sebagai satu-satunya sumber kepuasan
  • Gaya hidup tidak sesuai dengan penghasilan

 Cara Menangani Money Disorder dan Kekhawatiran tentang Uang

Money Disorder dapat ditangani dengan beberapa caranya. Salah satunya dengan berkonsultasi dengan finansial planner atau psikolog. Seseorang yang merasakan kecemasan yang berlebihan tentang uang juga dapat melakukan perubahan pada mindset atau pola pikir tentang uang, dimana uang dapat menjadi sumber kebahagiaan.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki manajemen keuangan. Kecemasan akan berkurang secara signifikan jika seseorang memiliki pengaturan finansial yang baik. Dengan terkontrolnya arus keluar-masuk keuangan, maka kecemasan akan kekurangan atau kehabisan uang dapat teratasi.

Terakhir, Desvalia menyarakan untuk menyiapkan dana cadangan. Dengan adanya dana cadangan, seseorang akan terhindar dari rasa kaget dan panik ketika harus mengeluarkan uang dalam keadaaan mendadak atau tidak terduga karena alokasi dana yang telah tersedia sebelumnya.

Video Terkait