Raden Roro Hendarti, sosok pustakawan inspiratif.

Sumber Gambar : Tempo.co

Penulis : Grace Kolin

Tanggal 7 Juli 2022 memperingati Hari Pustakawan Nasional. Tanggal tersebut juga menjadi momentum pentingnya profesi pustakawan dalam pengelolaan perpustakaan. Tanpa adanya seorang pustakawan, perpustakaan tidak akan dapat berjalan dengan lancar.

Salah satu sosok pustakawan Indonesia yang inspiratif adalah Raden Roro Hendarti. Ia mengelola perpustakaan keliling bernama ‘Limbah Pustaka’ di Purbalingga, Jawa Tengah. Melansir dari laman voaindonesia.com, awal mula dari berdirinya Limbah Pustaka dilatarbelakangi jumlah anggota bank sampah yang belum banyak dan menurunnya orang-orang yang datang ke perpustakaan pada tahun 2015.

“Sehingga di tahun 2016 kita dimodali motor roda tiga dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga, dan buku-buku dari Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga, serta Provinsi Jawa Tengah dan Perpustakaan Nasional, kita mencoba untuk mengkolaborasikan menjalankan kedua-duanya dalam satu kegiatan,” ucap Roro dalam laman tersebut.

Setiap hari Senin-Jumat, Roro berkeliling ke tiga daerah yang berbeda menggunakan motor roda tiga dengan buku-buku yang ditumpuk di belakang. Begitu ia tiba, anak-anak maupun ibu mereka langsung mendatangi Limbah Pustaka.

Mereka yang ingin meminjam buku-buku dari pepustakaan keliling tersebut diperbolehkan dengan syarat yang cukup mudah, yaitu menukarkan sampah yang dimilikinya. Setelah menukarkan sampah, mereka bebas mengakses 6.000 koleksi buku yang disediakan dan bisa meminjam buku sebanyak apa pun.

Lewat Limbah Pustaka, Roro ingin membantu menanamkan kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Setiap minggunya, Roro mengumpulkan sekitar 100 kg sampah dari perpustakaan ini. Sampah-sampah ini kemudian akan dipilah oleh rekan-rekannya dan dijual untuk membeli buku baru.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber