Kaligrafi Tiongkok

Harga beras naik, apa alternatif beras?| Foto : Canva

Sahabat DAAI, tahukah kamu bahwa makanan lain bisa menjadi alternatif lain selain beras? Faktanya, selain beras masih banyak pangan lokal yang mampu menggantikan beras sebagai makanan pokok.

beras menjadi makanan pokok sehari-hari oleh masyarakat Indonesia. Jika beras dikonsumsi secara cukup, beras akan memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.

Mengutip dari Alodokter, beras memiliki kandungan karbohidrat yang berperan sebagai bahan bakar pada tubuh.

Karbohidrat pada beras akan menjadi glukosa dan diserap ke dalam aliran darah. Glukosa akan beredar ke seluruh tubuh terutama pada bagian otak manusia.

Selain itu, beras memiliki kandungan kalium untuk mengatur detak jantung, tekanan darah, mengirim sinyal saraf, dan kontraksi pada otot.

Kemudian, zat besi untuk memproduksi sel merah agar berjalan dengan lancar sehingga nutrisi dan oksigen akan terus mengalir. Terakhir, memiliki kandungan fosfor yang berperan untuk membentuk dan memelihara gigi dan tulang.

Namun, beras bisa digantikan dengan pangan lain sebagai makanan pokok.

 

  • Ubi

Ubi memiliki kandungan kalsium yang sama dengan beras. Di sisi lain, ubi memiliki kandungan bermanfaat.

  1. Vitamin C (meningkatkan kekebalan tubuh);
  2. Vitamin A (mengurangi risiko radang usus, meningkatkan respon kekebalan tubuh);
  3. Vitamin B6 (perkembangan saraf, otak, membentuk sel darah merah, dan kulit); dan
  4. Beta-karoten (mencegah penyakit kanker, mengurangi risiko strok, menjaga kesehatan mata).

Ubi bisa diolah dengan berbagai cara, seperti direbus, digoreng, dan dikukus, bahkan ubi dapat dicampurkan dengan bahan makanan lainnya.

 

  1. Singkong

Mengutip dari Halidoc, singkong mampu menggantikan beras karena memiliki kandungan kalium (untuk mengatur denyut jantung dan tekanan darah), protein, lemak, serat, dan karbohidrat.

Kemudian, singkong mampu memberikan dampak pada kesehatan kulit.

  1. Mencegah penuaan dini;
  2. Mengangkat sel kulit mati; 
  3. Melembapkan kulit; dan
  4. Mengatasi jerawat atau kemerahan pada wajah

 

  1. Kentang

Selain karbohidrat, kentang memiliki kandungan bernutrisi seperti kalium, vitamin C, vitamin B6, dan folat (bermanfaat bagi kulit).

Selanjutnya, mengonsumsi kentang memiliki banyak manfaat pada kesehatan tubuh.

  1. Mengontrol kadar gula darah
  2. Menjaga kesehatan jantung
  3. Menjaga imunitas pada tubuh
  4. Menurunkan dan mencegah risiko peradangan
  5. Menjaga kesehatan pada pencernaan

 

  1. Jagung

Jagung dapat menggantikan beras karena memiliki nutrisi yang penting, seperti karbohidrat, vitamin, mineral, protein, dan serat.

Jagung dapat dikonsumsi dengan cara direbus. Beberapa manfaat jagung rebus bisa menjadi sumber energi, mengatasi gangguan pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan, antioksidan, memiliki banyak protein dan kesehatan jantung.

 

  1. Sorgum

Sorgum kaya akan berbagai nutrisi, termasuk vitamin B yang berperan penting untuk mengatur metabolisme, perkembangan sel saraf, serta kesehatan rambut dan kulit.

Sorgum juga kaya akan magnesium dan mineral yang penting untuk pembentukan tulang sampai kesehatan jantung.

Kemudian, sorgum mengandung antioksidan tinggi seperti flavonoid, asam fenolik, dan tanin. Konsumsi sorgum dapat menurunkan stres oksidatif dan peradangan di tubuh.

 

  • Hanjeli (Jali-jali)

Mengutip dari Farmasi UI, hanjeli bisa dikelola menjadi minuman, makanan, dan bubur. Kemudian, biji-biji pada tanaman ini memiliki banyak gizi yang setara dengan serealia.

Kandungan pada Hanjeli adalah beta-glukan (membantu mengurangi kolesterol), serat yang tinggi (menjadi alternatif untuk makanan diet), asam fitat, antioksidan, saponin, dan fenol untuk mencegah perkembangan sel kanker. Terakhir, mampu menghindari batu empedu.


Penulis: Kerin Chang

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: