Golden blood, golongan darah paling langka di dunia.

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Tubuh manusia memiliki molekul protein yang dibagi menjadi antigen dan antibodi. Antigen terdapat di permukaan sel darah merah, sementara antibodi adalah basis dari plasma darah. Kombinasi dua protein ini menjadi dasar pengelompokan sistem golongan darah. Perhimpunan Transfusi Darah Internasional menyebutkan ada 35 sistem golongan darah di dunia, termasuk sistem ABO dan sistem Rhesus (Rh).

Dari seluruh sistem golongan darah, sistem Rhesus (Rh) memiliki jumlah antigen terbanyak, yaitu 61 dari 324 antigen yang dimiliki manusia, salah satunya antigen D. Antigen D menjadi penentu positif negatifnya rhesus golongan darah.

Jika antigen D ditemukan dalam darah, artinya golongan darah tersebut ber-rhesus positif. Sementara bila tidak ada, artinya golongan darah tersebut ber-rhesus negatif. Karena itu, golongan darah dalam sistem Rhesus (Rh) memiliki delapan jenis golongan darah, yaitu A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+,dan O-.

Di dunia ini, ada jenis golongan darah yang tidak memiliki 61 antigen dalam sistem Rhesus (Rh). Golongan darah ini disebut dengan Rh-null (Rhesus-null), golongan darah yang paling langka di dunia. Saking langkanya, golongan darah ini dijuluki sebagai Golden Blood atau darah emas.

Golongan darah jenis ini memang sangat istimewa, karena hanya sedikit saja orang di dunia yang memilikinya. Setidaknya selama 50 tahun terakhir, hanya sekitar 43 orang yang dilaporkan memiliki golongan darah ini. Golden blood sendiri pertama kali diidentifikasi pada seorang wanita suku Aborogin Australia.

Karena tidak memiliki seluruh antigen dalam sistem Rhesus (Rh), darah Rh-null dapat diberikan kepada siapa saja dengan golongan darah rhesus negatif. Itulah mengapa para ilmuwan sering mengatakan bahwa nilai darah ini setara dengan emas.

Di balik berkah, kepemilikan darah emas juga sangat berbahaya bagi pemiliknya. Hal ini karena Rh-null tidak bisa menerima donor darah lain. Karena kelangkaannya ini seseorang yang memiliki darah emas tidak boleh mengalami kecelakaan ataupun penyakit yang membutuhkan transfusi darah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber