Dalam mengatur keuangan yang serba terbatas, memang harus dibiasakan untuk hidup hemat. Gaya hidup hemat ini disebut dengan frugal living. (Foto/Canva).
Baru-baru ini, masyarakat semakin diberikan banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan tren gaya hidup baru. Misalnya gaya hidup minimalis dan frugal living yang sedang tren di kalangan anak muda.
Gaya hidup ini banyak dilakukan oleh para pesohor dunia seperti Mark Zuckerberg, Lady Gaga, Keanu Reeves, juga Leonardo DiCaprio.
Secara bahasa, frugal living berasal dari kata frugal yang artinya hemat, dan living yang artinya hidup. Sehingga, frugal living bisa diartikan sebagai gaya hidup hemat.
Namun, frugal living juga bukan berarti kamu dipaksa untuk pelit terhadap diri sendiri. Kata hemat disini harus dibarengi dengan kata sikap cermat dalam mengelola keuangan.
Hidup hemat sebenarnya tentang bagaimana menggunakan uang sesuai dengan kebutuhan. Sehingga uang yang dikeluarkan hanya untuk sesuatu yang dibutuhkan dan dirasa bisa menambah nilai dalam hidup.
Lalu, apa saja tips frugal living yang bermanfaat untuk mengelola keuangan?
1.Beli Sesuatu saat Sedang Butuh dan Mampu
Konsep frugal living mengajarkan seseorang bahwa terdapat dua unsur yang harus terpenuhi saat ingin membelanjakan uang, yaitu butuh dan mampu.
Sebelum membeli suatu barang, coba tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut sedang dibutuhkan? Apakah uang untuk membeli barang tersebut sudah cukup?
Jika kedua pernyataan tersebut jawabannya iya, maka belilah belilah barang tersebut karena dua unsur butuh dan mampu ini sudah terpenuhi.
2. Bisa Membedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan
Alokasikan uang untuk membeli kebutuhan terlebih dahulu, seperti kebutuhan sandang, pangan, dan papan.
Keinginan sebaiknya direncanakan setelah seluruh kebutuhan dan dana yang ditabung sudah terpenuhi. Hal ini dilakukan agar cashflow tidak berantakan,
3. Beli Barang yang Terjamin Kualitasnya
Sebagian masyarakat lebih memilih memangkas pengeluaran mereka dengan membeli barang yang kurang berkualitas. Akibatnya barang terkadang cepat rusak.
Pilihlah barang yang lebih mahal, namun terjamin kualitas dan keawetannya, Dengan memperpanjang usia suatu barang, maka uang yang dihemat juga akan lebih banyak.
4. Tidak Termakan Gengsi
Membeli barang karena gengsi atau sedang tren berlawanan dengan aturan frugal living.
Jangan memuaskan keinginan orang lain dengan memaksa diri membeli barang-barang yang tidak perlu. Nikmati hidup dan jadilah menjadi diri sendiri karena memiliki keuangan yang sehat akan membuat mental menjadi ikut sehat.
5. Jangan Lupakan Pentingnya Asuransi
Premi asuransi tidak akan menjadi beban pengeluaran menjadi lebih boros. Dengan mengeluarkan uang asuransi setiap bulan, seseorang akan mendapatkan perlindungan tak terduga di masa depan.
6. Gunakan Metode 50/30/10 Untuk Mengelola Keuangan
Prinsip 50/30/20 sendiri dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren dan putrinya.
Aturan dasarnya adalah membagi pendapatan dengan mengalokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan menyisihkan 20 persen untuk tabungan.
Selain mudah diterapkan, frugal living akan membantu seseorang untuk mengatur pengeluaran keuangan, sehingga tujuan keuangan di masa depan bisa tercapai.
NR
Referensi
