Muhammad Ilham Pamungkas harus melupakan mimpinya menjadi seorang Chef andal. Sementara Tegar Saputra juga tidak bisa berjalan dan berlari selayaknya anak kecil. Apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka?
Ilham kehilangan sebelah kakinya saat berusia 17 tahun. Kala itu, ia tengah melakukan penilaian olah raga renang dari sekolah. Namun sayangnya, ia terjatuh hingga harus berakhir dengan mengamputasi salah satu kakinya.
Sementara Tegar mengalami kecelakaan saat bermain di dalam rumah bersama kakaknya. Tegar yang saat itu masih berusia delapan bulan, diduga terinjak oleh sang kakak, hingga menyebabkan kerusakan fatal di bagian kakinya. Bahkan setelah menjalani tiga kali operasi pun, kaki Tegar tetap tidak bisa sehat seperti sebelumnya.
Kondisi keduanya sangat membutuhkan bantuan kaki palsu untuk meneruskan langkah. Hingga keduanya berkesempatan mengenal Fakhri Rekha Utama, seorang Ortotis Prostetis.
Ortotik adalah alat bantu bagi pasien yang masih memiliki kaki, namun mengalami kelainan bentuk pada kakinya. Sedangkan Prostetik adalah alat yang digunakan sebagai pengganti anggota tubuh yang hilang atau secara awam biasa disebut sebagai kaki palsu, tangan palsu, ataupun jari palsu.
Di Indonesia, tidak banyak yang menjalani profesi ini. Meski sebenarnya ada kebutuhan masyarakat. Hal ini kemudian memberi kebahagiaan tersendiri bagi Fakhri, karena profesinya membuat ia merasa bermanfaat bagi orang lain.
“Kalau kita bantu orang itu rasanya kayak hati tuh plong dan bermanfaat, orang bisa doa’kan kita, yang lebih senang lagi kita bisa mengubah hidup orang lain” ungkap Fakhri.
Proses pembuatan Ortotik dan Protetik tidak mudah. Dimulai dengan melakukan pengukuran, mencetakan, hingga modifikasi sesuai dengan kebutuhan pasien agar nyaman digunakan. Proses ini membuat harga kaki palsu menjadi mahal.
Namun, Fakhri punya cara sendiri untuk membantu pasiennya. Ia akan mengutamakan pasien anak-anak serta pasien remaja atau dewasa yang benar-benar ingin bekerja. Fakhri melakukan hal ini agar bantuan yang ia berikan bisa tepat sasaran dan membantu mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik.
Penulis : Hasna
Editor : Gilang Syahbani
