gambar pohon sumber dari canva

Penulis : Akbar Fauzi

Editor : Grace Kolin

Pohon memiliki fungsi sangat penting untuk kelangsungan makhluk hidup. Salah satu fungsi krusialnya adalah menyediakan oksigen dan menyerap CO2, sehingga kualitas udara jadi meningkat. Hebatnya, satu pohon besar dapat menyediakan suplai oksigen untuk empat orang per harinya.

Terdapat lebih dari 60.000 spesies pohon di dunia. Pernahkah Anda berpikir, di antara ribuan spesies pohon tersebut, pohon mana yang menghasilkan lebih banyak oksigen? Dilansir dari berbagai sumber, berikut empat pohon penghasil oksigen terbanyak:

1. Pohon Bambu

Bambu memiliki banyak manfaat, seperti digunakan untuk membuat barang-barang keperluan sehari-hari, bahan bangunan dan lain-lain. Bambu juga dapat menghasilkan 62 ton oksigen per hektar dalam setahun dan menyerap 88 karbondioksida dalam jangka waktu yang sama. Menariknya, pohon ini juga memiliki kekuatan melebihi baja karena berhasil selamat dari radiasi bom atom di Hirosima, Jepang pada tahun 1945.

2. Pohon Beringin

Beringin atau waringin adalah tumbuhan pekarangan yang ukuran cukup besar. Keberadaan pohon beringin dapat menetralkan gas berbahaya karbondioksida dengan memberikan banyak kandungan oksigen. Dikutip dari jendela360.com, pohon beringin juga memiliki banyak nilai medis yang dapat membantu pengobatan diare kronis, disentri, kemandulan wanita, dan masih banyak lainnya.

3. Pohon Bodhi

Pohon bodhi dapat tumbuh tinggi mencapai 30 meter dan dan dapat hidup rata-rata selama 800-1500 tahun. Pohon ini dapat menghasilkan oksigen nonstop selam 24 jam. Pohon ini juga memainkan peran penting dalam melindungi lapisan ozon karena dapat menyerap gas berbahaya seperti karbon monoksida, sulfur dioksida, dan lain-lain.

4. Pohon Damar (Agathis alba)

Pohon damar merupkan pohon asli yang tumbuh di Indonesia yaitu di wilayah Maluku. Pohon ini sangat bermanfaat, selain sebagai penghasil oksigen juga sebagai pengasil getah damar yang bisa diolah menjadi kopal. Kopal merupakan bahan dasar bagi cairan pelapis kertas agar tinta tidak menyebar.