Sumber : Independensi

Sumber Gambar : Inibaru.id

Penulis : Grace Kolin

Pada waktu kecil, ketika mendapat tugas menggambar dari sekolah, sebagian besar orang pasti pernah menggambar dua buah gunung, lalu di tengahnya terdapat matahari, dan di bawahnya terdapat dua buah sawah, satu jalan lurus dan tiang listrik ataupun pohon. Gambar ini menjadi model percontohan bagi banyak anak di Indonesia secara turun-temurun.

Ditilik dari asal usulnya, gambar ini ternyata hadir pada tahun 1980-an, tepatnya di acara Gemar Menggambar di TVRI yang dibawakan oleh seniman legendaris Tino Sidin. Seniman yang akrab disapa dengan Pak Tino dikenal sebagai bapak penuh kasih. Biasanya ia akan mengajari satu generasi anak-anak cara menggambar dan memelihara bakat kreatif mereka lewat acara tersebut.

Dalam acara tersebut, Pak Tino pernah mengajarkan kepada pemirsa untuk menggambar pola pemandangan, yang pada akhirnya diikuti oleh guru-guru sekolah. Dari guru sekolah, gambar ini kemudian menjadi gambar yang populer diajarkan sebagai gambar percontohan di berbagai sekolah dasar di Indonesia. Sehingga tidak heran, jika sebagian besar generasi Indonesia, baik yang tua maupun muda pasti familiar dengan gambar tersebut.

Meski gambar ini terkesan sederhana dan imajinatif, namun siapa sangka gambar ini bukan sekadar imajinasi saja, namun benar-benar ada di dunia nyata, tepatnya di Indonesia. Jika ditelusuri, gambar ini sangat mirip dengan pemandangan dua gunung yang ada di tepatnya di kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Sumber Gambar : Septyan Lestariningrum

Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung yang dilengkapi dengan jalan setapak yang perlahan mengecil di bawah garis horizon, membuat pemandangan dua gunung ini menjadi semakin mirip dengan gambar yang banyak digambar oleh anak-anak se-Indonesia. Dilansir dari laman goodnewsfromindonesia.id, Gunung Sumbing adalah gunung api yang memiliki ketinggian puncak 3.371 mdpl. Sementara, kembarannya yakni Gunung Sindoro merupakan gunung volkano aktif yang memiliki ketinggian puncak 3.150 mdpl.

Ada salah satu titik yang dapat dicapai untuk menyaksikan bentuk gunung kembar dengan jalan yang berada di tengahnya seperti gambar yang biasa dibuat oleh siswa SD, yaitu titik yang berada di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber