Jin-chun semakin sering pulang dalam keadaan mabuk. Melihat kondisi ayahnya, Qiu-yan pun menelepon De-sheng untuk meminta bantuannya. Mendengar hal tersebut, De-sheng sangat marah pada Jin-chun. De-sheng meminta Jin-chun agar datang menemuinya. Namun, setelah beberapa hari berlalu, Jin-chun tak kunjung datang. De-sheng pun mendatangi rumahnya dan menemukan Jin-chun dalam keadaan mabuk. De-sheng pun menasihati Jin-chun agar berhenti minum arak. Namun, karena tidak bisa menolak ajakan temannya, Jin-chun pun kembali minum arak.
Suatu hari, teman Jin-chun mengalami kecelakaan karena mengemudi mobil dalam keadaan mabuk. Hal itu membuat Jin-chun sadar dan memutuskan untuk berhenti minum arak. Jin-chun pun mulai ikut De-sheng dan Gui-xiang melakukan Tzu Chi. Xiu-feng merasa sangat tertekan karena belum bisa melahirkan anak laki-laki untuk Keluarga Lü. Gui-xiang menasihati Xiu-feng untuk mengubah pola pikirnya. Namun, Gui-xiang tetap tidak bisa berpikiran terbuka. Gui-xiang juga mengajak Gui-ying untuk ikut kegiatan Tzu Chi.
