Agar seribu potong celana pendek yang dibelinya bisa segera habis terjual, Wen-yin mengajak temannya yang bernama A Wei untuk membuka lapak di pasar malam. Ternyata cara itu terbukti efektif, banyak orang yang membeli celana pendek di lapak mereka.
Melihat lapak Wen-yin dan A Wei begitu laris, para pedagang pun ingin mengambil barang dari tempat Wen-yin. Akhirnya Wen-yin pun mulai menjadi distributor menengah.
Wen-yin masih belum puas. Dia berencana untuk menyatukan semua distributor di Kaohsiung. Dia pun menjadi distributor besar yang menyediakanbaranguntuk distributor menengah.
Ibu dan paman Wen-yin terus meminta Wen-yin untuk segera menikah agar ada orang yang bisa menemani ibu Wen-yin. Namun, karena semakin sibuk, Wen-yin tidak ada waktu untuk mencari calon istri. Kondisi penyakit ibu Wen-yin semakin parah dan semakin sering kambuh. Wen-yin pun memaksa ibunya untuk pergi ke rumah sakit besar.
