Tidak lama setelah kepergian suaminya, ibu Ying-ju menerima telepon dari teman lamanya, Fei-wen. Mereka yang sudah 30-an tahun tidak bertemu sangat senang bisa bertemu kembali. Pertemuan yang mengharukan itu meninggalkan kesan yang mendalam. Di sisi lain, anak-anak Ying-ju dan Mei-yue juga sudah perlahan-lahan dewasa. Anak pertamanya, Yong-xiu, sudah SMA. Di antara ketiga anak, Yong-xiu memang sangat pintar, tetapi sifatnya yang gegabah membuatnya sering bertengkar dengan ayahnya, Ying-ju.
