Sumber Gambar : Canva Pro
Penulis : Grace Kolin
Tumor adalah benjolan yang muncul akibat sel-sel tubuh tumbuh secara berlebihan. Tumor bisa menyerang siapa saja dan dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun, termasuk di bagian payudara. Baru-baru ini publik figur ternama, Marshanda mengungkapkan bahwa dirinya mengidap tumor payudara melalui video yang diunggah di kanal Youtube miliknya, MARSHED pada Senin (30/5/2022).
Bercermin dari apa yang dialami Marshanda, seseorang dapat menjadi lebih aware dan waspada terhadap jenis tumor yang satu ini. Mengutip dari alodokter.com, tumor payudara jinak adalah benjolan tumor yang tumbuh di payudara, tidak terbentuk dari sel-sel yang ganas, dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Penderita tumor ini tidak perlu panik karena tumor ini umumnya tidak membahayakan nyawa penderitanya.
Dilansir dari popbela.com, tumor payudara dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti jenis makanan yang dikonsumsi, genetik, hormon, mengonsumsi pil KB secara berlebihan, terlalu sering begadang, kelebihan berat badan, hingga menopause.
Menurut alodokter.com, tumor payudara dapat dibedakan dengan tumor ganas/kanker payudara berdasarkan tiga ciri fisik berikut ini:
1. Batasan tumor yang jelas
Benjolan yang disebabkan oleh tumor payudara jinak memiliki batas yang jelas dengan jaringan di sekitarnya. Sementara tumor ganas tidak memiliki batas yang jelas di tepi benjolannya.
2. Teraba kenyal dan lunak
Benjolan akibat tumor payudara jinak memiliki konsistensi yang kenyal dan lunak. Berbeda dengan tumor yang ganas pada kanker payudara yang biasanya teraba keras dan padat.
3. Mudah digerakkan
Benjolan akibat tumor payudara jinak biasanya mudah digerakkan. Sebaliknya, jika tumor bersifat ganas, benjolannya tidak bisa digerakkan sama sekali karena keberadaannya seperti menyatu dengan jaringan di sekitarnya.
Seseorang dapat mengenali keberadaan tumor payudara jinak dengan ciri-ciri di atas. Namun ada baiknya, seseorang perlu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah benjolan tersebut merupakan tumor payudara jinak atau bukan. Jika benjolan tersebut adalah tumor payudara jinak, maka seseorang tidak perlu panik secara berlebihan. Karena dalam banyak kasus tumor payudara jinak tidak memerlukan perawatan khusus karena dapat mengecil dan hilang dengan sendirinya.
Biasanya, prosedur medis atau operasi baru akan dilakukan jika tumor payudara jinak semakin membesar dan menimbulkan nyeri. Terkadang, tumor juga dapat muncul kembali di payudara setelah dilakukan operasi. Ini bukan berarti tumor tersebut ganas, melainkan ada tumor jinak baru yang tumbuh di payudara. Oleh karena itu, diperlukan tindakan kontrol ke dokter secara berkala untuk memastikan tidak ada lagi jaringan tumor yang tumbuh.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber

