Foto : Daryati oleh Tim Liputan Refleksi DAAI TV Jakarta
Seberapa banyak harta dan seberapa tinggi status seseorang bukanlah tolak ukur untuk bisa membantu sesama. Bukan pula syarat untuk mulai berbagi dengan orang lain. Pada dasarnya saling membantu adalah suatu hal yang dapat dilakukan setiap manusia tanpa batasan apapun, baik miskin atau kaya, bukanlah penghalang bagi manusia untuk saling merangkul satu sama lain.
Membantu bukan selalu tentang harta, melainkan ilmu dan tenaga juga menjadi suatu hal yang sama berharganya bagi orang lain. Hal ini yang dilakukan oleh Daryati, dirinya pernah menjadi pemulung sekaligus tinggal di pemukiman pemulung yang dipenuhi dengan berbagai masalah. Kondisi tersebut justru membuatnya berusaha untuk memperbaiki hidup dan membalas kebaikan orang-orang yang pernah membantu hidupnya di masa lalu.
Membantu sesama dengan apa yang dimiliki bisa menjadi hal yang luar biasa bagi orang lain. Daryati beranggapan bahwa pada dasarnya niat dan ketulusanlah yang menjadi hal penting untuk membantu sesama. “Kita kan nggak punya harta, tapi kita punya tenaga dan pikiran untuk mereka itu sama saja nilainya buat mereka,” ujarnya.
Daryati kemudian memutuskan untuk membantu orang lain dengan apa yang mampu dilakukannya. Tinggal di pemukiman pemulung membuatnya paham akan permasalahan yang ada, seperti pendidikan, kesehatan, hingga kelangkaan data identitas diri. Hal inilah yang menjadi alasan bagi Daryati untuk mendirikan tempat bimbingan belajar dan pengajian bagi anak-anak pemulung agar bisa menerima pembelajaran serta memanfaatkan waktunya dengan produktif dan bermanfaat.
Banyaknya anak yang tak mendapatkan kesempatan untuk bersekolah, membuat Daryati berusaha untuk membantu mereka agar dapat mengejar sekolah paket. Daryati juga mengatakan bahwa walaupun dengan cara yang sederhana namun setidaknya anak-anak dapat bersekolah, “banyak yang nggak sekolah karena biaya, jadi ya dibukalah sekolah seperti ini yang penting mereka bisa membaca dan menulis untuk lanjut ke Sekolah Dasar,” jelasnya.
Selain dalam dunia pendidikan, Daryati juga membantu warga lainnya yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, seperti membantu mengurus BPJS hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP). Membantu orang lain untuk bisa berobat dan mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak dengan gratis membuat Daryati merasa bahagia.
Selain itu, Daryati juga membantu mendampingi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) agar mendapatkan penanganan yang tepat. Salah satunya Junaedi, pasien yang pernah didampingi oleh Daryati dan sempat dinyatakan sembuh, meski kini ia menunjukkan gejala ODGJ kembali. Hal ini mendorong Daryati untuk terus berusaha memberi perhatian, bantuan, dan pendampingan untuk Junaedi agar kembali mendapatkan penangan lebih lanjut.
Penulis : Hasna
Editor : Gilang Syahbani
Video Terkait

