Penulis : Grace Kolin
Hubungan manusia terkadang diwarnai oleh lika-liku, salah satunya Love Hate Relationship. Apa itu? Melansir Momjunction, love hate relationship adalah kondisi hubungan yang membuat kedua pasangan tidak konsisten dalam menunjukkan perasaan rasa cintanya. Terkadang mereka akan memberikan rasa cinta dan kasih sayang yang kuat, namun di sisi lain mereka juga dapat membenci pasangannya sendiri dalam beberapa waktu.
Psikolog Maria Puspita, M.Psi dalam program Bincang Sehati DAAI TV mengibaratkan love hate relationship seperti roller coaster. Seperti pergerakan roller coaster yang naik turun, terkadang orang yang terjebak dalam love hate relationship bisa memiliki relasi yang baik dan bisa juga tidak baik. Sayangnya, hubungan semacam ini tidak bisa menyelesaikan konflik yang ada.
“Di situ perbedaannya, karena ketika memang ada permasalahan, konflik ini sebenarnya perlu untuk diselesaikan. Tetapi dalam situasi love hate relationship, akhirnya konfliknya sendiri jadi tidak terjamah. Konfliknya sendiri jadi tidak terlihat dan tidak bisa terselesaikan. Sehingga siklusnya akan terus menerus seperti itu,” ujarnya.
Ketika suatu pasangan mengalami siklus love hate relationship, mereka akan mengalami kebingungan dan mempertanyakan masa depan hubungan mereka. Apakah hubungan mereka mampu bertahan atau tidak? Jika bertahan, kedepannya ingin dipertahankan seperti apa?. Hubungan seperti ini sangat dilematis, terlebih keputusan untuk berpisah juga sulit untuk dilakukan.
“Apakah itu akan terus-menerus terjadi, itu tergantung pada individunya. Apakah individu memahami, bisa memahami dan mau memahami pola relasi yang akhirnya salah itu. Dan akhirnya memperbaiki relasinya atau tidak?,” kata Maria. Menurutnya, jika pasangan sepakat untuk memperbaiki dan melanjutkan hubungan mereka, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membangun kembali relasi yang sehat kedepannya:
- Lakukan introspeksi untuk mencari akar masalah yang menyebabkan hubungan yang dijalani menjadi tidak sehat.
- Setelah akar masalah telah ditemukan, pasangan akan melakukan upaya untuk memperbaiki relasinya.
- Pasangan harus memiliki keinginan dan usaha yang sama untuk memperbaiki hubungan mereka.
- Saling mengalah, saling berkompromi dan saling memahami keinginan satu sama lain.

